Pemkab Siapkan 14 Bus untuk Mudik Gratis Banjarnegara 2026, Angkut 700 Perantau

Kepala Dinas Perhubungan Banjarnegara Mohamad Iqbal memberikan penjelasan terkait persiapan armada program mudik gratis 2026
Kepala Dinas Perhubungan Banjarnegara, Mohamad Iqbal. (MUHAMMAD ABDUL MUTTHOLIB/JOGLO JATENG)

BANJARNEGARA, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara resmi menyiapkan 14 armada bus untuk menyukseskan program mudik gratis Banjarnegara 2026 bagi warga yang merantau di kawasan Jabodetabek dan Bandung.

Program tahunan ini menjadi solusi ekonomi yang sangat dinantikan oleh kaum perantau kelas menengah ke bawah untuk bisa pulang merayakan Lebaran di kampung halaman tanpa terbebani ongkos tiket yang meroket.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub Banjarnegara), Mohamad Iqbal, menjelaskan bahwa belasan armada tersebut merupakan gabungan kolaborasi dari dua instansi.

Rinciannya, 12 bus disediakan langsung oleh Dinas Perhubungan dan 2 bus tambahan lainnya dialokasikan dari Baznas Kabupaten Banjarnegara.

Setiap armada bus dirancang mampu menampung 50 penumpang, sehingga total kuota mudik gratis yang bisa diangkut pada Lebaran tahun ini mencapai 700 orang.

Guna menjamin kelancaran dan keamanan perjalanan rombongan, Pemkab juga menerjunkan 14 petugas khusus sebagai koordinator lapangan.

“Untuk pendamping, setiap bus kami tugaskan satu orang pendamping,” terangnya, Selasa (10/3/2026).

Prioritas Pekerja Informal dan Disabilitas

Iqbal menegaskan, alokasi kursi mudik ini tidak diberikan secara sembarangan, melainkan dikurasi ketat dengan prioritas utama bagi perantau yang mengais rezeki di sektor informal.

“Program ini sangat membantu masyarakat kita, khususnya pekerja informal. Seperti tukang batu, tukang ojek, pedagang asongan, dan asisten rumah tangga,” jelasnya.

Ia menambahkan, bagi pekerja swasta pada dasarnya bukan sasaran prioritas, kecuali mereka yang berstatus sebagai buruh pabrik, bukan pegawai kantoran.

“Kemudian diutamakan juga yang disabilitas,” urainya lebih lanjut.