SEMARANG, Joglo Jateng – Kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi unggulan Jawa Tengah menembus angka lebih dari 599 ribu orang selama libur Lebaran 2026. Momentum tahunan ini kembali membuktikan daya tarik provinsi tersebut sebagai salah satu pusat pergerakan pelancong dan pemudik terbesar di Pulau Jawa.
Menariknya, kawasan warisan budaya Kota Lama Semarang berhasil menduduki peringkat teratas sebagai magnet utama penyedot wisatawan. Destinasi eksotis ini sukses mengungguli kepopuleran wisata religi di Masjid Agung Demak maupun wisata sejarah Candi Prambanan.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Jawa Tengah AR Hanung Triyono menjelaskan, pihaknya secara khusus melakukan pemantauan di sembilan destinasi unggulan. Titik pemantauan ini sengaja dipilih untuk merepresentasikan pergerakan wisata religi, alam, hingga budaya di berbagai wilayah.
“Untuk mendapatkan gambaran jumlah kunjungan wisatawan pada periode Lebaran 2026, kami menetapkan sembilan proxy DTW (Daya Tarik Wisata),” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Kunjungan Wisata Jateng Naik Signifikan
Sembilan destinasi proxy yang menjadi indikator acuan tersebut di antaranya meliputi Candi Borobudur, Candi Prambanan, Kota Lama Semarang, dan Masjid Agung Demak.
Berdasarkan hasil rekapitulasi pemantauan, kawasan Kota Lama Semarang dinobatkan sebagai destinasi dengan volume pengunjung paling padat.
Secara akumulatif, total kunjungan wisata Jateng mulai dari rentang H-7 hingga H+3 Lebaran sukses menyentuh angka 599.634 kunjungan. Angka capaian ini melonjak cukup signifikan, yakni meningkat sebesar 9,58 persen jika dikomparasikan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Hanung menambahkan, tingginya animo masyarakat untuk berekreasi ternyata tidak surut meskipun masa libur cuti bersama hampir usai. Hal ini dibuktikan dengan catatan tren kunjungan pada H+3 yang masih merangkak naik sekitar 0,9 persen.
“Artinya tren kunjungan wisata masih bergerak positif,” pungkasnya. (hfh/iza/rds)










