Selain itu, Pemkot Semarang tengah menyiapkan konsep pusat kuliner khas Kota Semarang di kawasan tersebut.
Kehadiran sentra kuliner diharapkan dapat menambah daya tarik New PM sekaligus memperluas pilihan destinasi bagi masyarakat dan wisatawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang Aniceto Magno Da Silva mengatakan antusiasme pedagang terhadap New PM cukup tinggi.
Hingga saat ini tercatat sebanyak 912 pedagang telah mendaftar untuk menempati lapak yang tersedia di kawasan tersebut.
“Ada 912 pedagang yang mendaftar. Harapan kami New PM ini bisa mengembalikan kejayaan Pasar Maling yang dulu menjadi ikon Kota Semarang,” ungkapnya.
Aniceto menambahkan, tingkat keterisian lapak saat ini telah mencapai lebih dari 80 persen atau sekitar 800 pedagang aktif. Mayoritas pedagang menjual produk pakaian dan kuliner.
Untuk meningkatkan kunjungan masyarakat, Disdag Kota Semarang akan memperkuat promosi melalui media dan influencer.
Pihaknya juga memastikan produk yang dijual memiliki daya saing dan karakter berbeda dari area perdagangan lainnya di Pasar Johar.
“Kami akan menggandeng influencer dan media untuk memperkenalkan bahwa di Pasar Johar sekarang ada hal baru, yaitu New PM,” tandasnya. (hfh/ree/rds)










