Lomba Burung Berkicau di Purworejo, Kolaborasi Seni Budaya dan UMKM

LOMBA: Ratusan ekor burung berbagai jenis mengikuti Lomba Burung Berkicau yang diselenggarakan Dinbudparekraf Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Kimseko Kabupaten Purworejo di Desa/Kecamatan Purwodadi, Minggu (21/6/2026). (MARNIE/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Sebagai wahana kompetisi bagi para peternak dan penggemar burung kicau, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dinbudparekraf) Provinsi Jawa Tengah menggelar Lomba Burung Berkicau.

Event ini digelar di lapangan Desa/Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Minggu (21/6/2026).

Acara dibuka dengan penampilan berbagai kesenian daerah. Antara lain Tari Gambyong dari Sanggar Tari Lestari, Kuda Kepang Turonggo Adi Kusumo, dan Tari Ndolalak Sedoyo Putri Lestari.

Tema yang diambil adalah ‘Harmoni Kicauan, Harmoni Kebersamaan, Harmoni Kemajuan Daerah’.

Tema ini diangkat dengan harapan dapat memajukan ekonomi kreatif, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pehobi dan peternak burung.

Hadir dalam pembukaan antara lain perwakilan dari Dinbudparekraf Provinsi Jawa Tengah, Ketua Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purworejo Awan Yoga Kurniawan, Camat Purwodadi Veny Yudha Apriyani, dan Kepala Desa (Kades) Purwodadi Wanto.

“Lomba burung berkicau ini diadakan oleh Dinbudparekraf Jateng, bekerja sama dengan komunitas Kicau Mania Selatan Kota (Kimseko) Kabupaten Purworejo,” terang Person in Charge (PIC) lomba, Ivan.

Menurut Ivan, burung yang dilombakan ada sekitar 300 ekor. Peserta datang dari Kabupaten Temanggung, Purworejo, Kebumen, hingga wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Jenis burung yang dilombakan adalah lovebird, murai batu, murai muda, cendet, cucak hijau, hingga kenari,” imbuhnya.