Kendal  

Ratusan Pencari Kerja Padati Job Fair Kendal 2026, Simak Sektor Apa Saja yang Paling Banyak Dicari

RAMAI: Ratusan pencari kerja membanjiri Job Fair 2026 di Kendal Open Fair, Rabu (22/7/2026). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Job Fair Kendal 2026 yang digelar di area Kendal Open Fair, Rabu (22/7/2026), dibanjiri ratusan pencari kerja. Sejak pagi, para pelamar memadati stan perusahaan untuk mencari informasi lowongan hingga menyerahkan lamaran kerja secara langsung.

Sebanyak 30 perusahaan dari dalam maupun luar Kabupaten Kendal berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kendal tersebut. Beragam lowongan kerja ditawarkan, mulai dari sektor manufaktur, jasa, perdagangan, hingga industri lainnya.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, penyelenggaraan Job Fair Kendal menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Harapannya, perusahaan yang beroperasi di Kendal dapat memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan dan kompetensi yang dimiliki,” kata Dyah saat membuka Job Fair Kendal 2026.

Selain membuka proses rekrutmen, masing-masing perusahaan juga memberikan informasi mengenai persyaratan, kualifikasi, jenjang karier, serta mekanisme seleksi kepada para pencari kerja yang datang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Kendal, Cicik Sulastri mengatakan, perusahaan peserta Job Fair 2026 berkomitmen membuka kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya warga Kabupaten Kendal yang memenuhi kualifikasi.

Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja di Kabupaten Kendal terus meningkat seiring bertambahnya investasi dan berkembangnya kawasan industri. Karena itu, perusahaan diharapkan dapat memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal.

“Di Job Fair Kendal 2026 ini kami juga menghadirkan layanan konsultasi ketenagakerjaan, informasi pelatihan kerja, serta pendampingan bagi pencari kerja yang ingin meningkatkan kompetensi,” ujar Cicik.

Ia berharap penyelenggaraan Job Fair Kendal 2026 dapat mempercepat penempatan tenaga kerja, mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja, serta mendukung upaya penurunan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Kendal. (ags/gih/rds)