KENDAL, Joglo Jateng – Pengelolaan objek wisata Kali Kesek oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sriwulan Makmur, Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, tidak hanya menjadi sumber pendapatan desa. Namun, ini juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui program Tunjangan Hari Raya (THR).
Hal tersebut disampaikan Direktur BUMDes Sriwulan Makmur, Mohaminatur Rohman saat kegiatan coffee morning yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kendal.
Kegiatan tersebut juga menggandeng Forum Wartawan Kendal (Forwaken) di kawasan wisata Kali Kesek, Jumat (31/7/2026).
Rohman mengatakan, pengelolaan wisata Kali Kesek terus menunjukkan perkembangan. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, destinasi tersebut membukukan pendapatan kotor sekitar Rp 4 miliar.
“Alhamdulillah untuk pemasukan dari bulan Januari sampai sekarang sekitar Rp 4 miliar, tetapi itu masih pendapatan kotor,” ujarnya.
Menurutnya, pendapatan tersebut digunakan untuk membiayai operasional pengelolaan wisata. Mulai dari pembayaran gaji karyawan hingga pengembangan berbagai fasilitas dan wahana baru.
Sebagian keuntungan juga dialokasikan untuk program THR bagi warga Desa Sriwulan yang telah berjalan sejak 2023.
Pada awal pelaksanaannya, besaran THR berkisar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per kepala keluarga (KK). Nilainya kemudian meningkat menjadi Rp 750 ribu, dan pada pembagian terakhir mencapai Rp 1 juta per KK.
“Selain warga, guru ngaji dan imam masjid juga menerima THR,” katanya.
Sebanyak 255 kepala keluarga menerima THR penuh sebesar Rp 1 juta. Sementara warga baru atau yang belum masuk dalam daftar penerima, tetap memperoleh bantuan sebesar Rp 500 ribu per KK.
Selain memberikan manfaat ekonomi bagi warga, BUMDes Sriwulan Makmur juga terus mengembangkan fasilitas wisata Kali Kesek.
Berbagai wahana yang tersedia di antaranya kolam renang, terapi ikan, wahana berkuda, permainan anak, kereta sawah, hingga kolam bermain yang memanfaatkan aliran sungai.
Pengelola juga menyediakan lima unit jeep wisata dengan beragam pilihan rute. Wisatawan dapat menikmati perjalanan mengelilingi kawasan sekitar maupun menuju destinasi yang lebih jauh sesuai permintaan.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Kendal, Ardy Prasetya mengatakan, kegiatan coffee morning digelar untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Kendal.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan potensi wisata di Kendal kepada rekan-rekan media. Harapannya, informasi mengenai destinasi wisata daerah dapat semakin luas diketahui masyarakat sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan,” katanya. (ags/iza/rds)










