Sementara itu, tempat pemotongan ayam di Pasar Cangkring, Kecamatan Brangsong, justru ramai didatangi warga sejak siang.
Ahmad, salah satu tukang potong ayam mengatakan, jumlah warga yang datang meningkat setelah adanya pembagian ayam dalam aksi demonstrasi peternak.
“Alhamdulillah, banyak yang datang. Ada ibu-ibu dan tak sedikit bapak-bapak,” kata Ahmad.
Menurutnya, warga yang datang membawa ayam hidup tersebut mengaku baru mendapatkan ayam dari aksi demonstrasi peternak di Alun-alun Kendal.
“Mereka ada yang dapat dua sampai tiga ekor,” jelasnya.
Ahmad mengatakan, tarif pemotongan ayam di tempatnya masih Rp10 ribu per ekor.
Biaya tersebut mencakup proses penyembelihan, pembersihan bulu, hingga pencacahan daging ayam.
Untuk satu ekor ayam, seluruh proses pemotongan membutuhkan waktu sekitar 10 menit. “Biayanya per ekor Rp10 ribu saja,” tutupnya. (ags/gih/rds)










