JEPARA, Joglo Jateng – Dalam rangka menyambut momen syawalan, Pemerintah Kabupaten Jepara melakukan penyembelihan kerbau di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ujung batu, Kecamatan Jepara, Selasa (16/4/24). Penyembelihan tersebut dilakukan sebagai tradisi larungan yang dilaksanakan pada hari ke-7 paska lebaran atau biasa disebut lomban.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Moh Eko Udyyono mengungkapkan, proses penyembelihan kerbau ini sebagai wujud rasa syukur bagi masyarakat Ujungbatu, Jepara atas hasil rezeki dari laut. Sebab, mayoritas warga Ujungbatu berprofesi sebagai nelayan.
“Wujud doa di 2024 ini. Hasil ikannya melimpah dan selamat dalam kegiatan mencari ikan di laut. Maka dengan ini Pemda ikut membantu dalam prosesi sedekah laut,” terangnya.
Lebih lanjut, hasil kerbau yang disembelih, kepalanya akan dilarung ke laut. Sedangkan untuk dagingnya dijadikan hajatan dan dimakan bersama ketika pementasan wayang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu, tepat pada (16/4) pukul 19.00.
Eko juga menambahkan, dalam segi keamanan dan kesiapan. Pihaknya telah melakukan koordinasi kepada Polres Jepara dan stakeholder lainnya. Sehingga prosesi larungan yang akan dilaksanakan hari ini dapat berjalan dengan lancar.
“Kami sudah menyiapkan dua kapal VIP untuk para pejabat Pemkab Jepara dan juga Forkopimda,” tambahnya.
Pihaknya berharap, dengan adanya penyembelihan kerbau, pementasan wayang, dan prosesi larungan yang dilakukan oleh Pemkab bersama masyarakat dapat dimaknai sebagai wujud syukur. Doa-doa dari para nelayan Jepara atas hasil tangkapan laut, lebih baik dibanding dengan tahun sebelumnya.
“Semoga tahun ini menjadi rezeki yang baik bagi masyarakat Jepara,” pungkasnya. (cr4/fat)










