Pemberdayaan Masyarakat Gedawang dalam Upaya Pencegahan Penyakit Ginjal

PERIKSA : Progran Studi (Prodi) Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) Poltekkes Kemenkes Semarang saat kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk 'Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Penyakit Ginjal' di Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Semarang pada Selasa (17/6). (DOK/JOGLO JATENG).

SEMARANG, Joglo Jateng – Program Studi (Prodi) D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) Poltekkes Kemenkes Semarang menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Penyakit Ginjal” di Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (17/6).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Jurusan RMIK Poltekkes Kemenkes Semarang, Dr. Siti Masrochah, S.Si., M.Kes., bersama Sekretaris Lurah Gedawang, Este Wulandari, A.Md.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat (Pengabmas), Sri Lestari, SKM., M.Kes., menjelaskan bahwa kegiatan diikuti oleh 30 kader kesehatan dari wilayah Kelurahan Gedawang. Sementara itu, tim pengabdi terdiri dari lima dosen Jurusan RMIK.

“Ada saya sebagai Ketua Pengabmas, serta anggota tim yaitu Eliyah, SKM., MKM.; Ria Ambarwati, SKM., M.Sc.; Indah Naryanti, SKM., MKM.; dan Puput Sugiarto, A.Md., SKM. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan lima mahasiswa Jurusan RMIK,” terangnya.

Ia menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan penyakit ginjal, yang kerap tidak disadari hingga mencapai stadium lanjut.

“Kami memberikan edukasi terkait upaya pencegahan penyakit ginjal, seperti menjaga pola hidup sehat, mengontrol tekanan darah dan gula darah secara rutin, serta memastikan asupan gizi yang cukup,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi penyuluhan kesehatan. Materi pertama disampaikan oleh Eliyah, SKM., MKM., yang memaparkan pentingnya pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin untuk tekanan darah serta kadar gula darah.

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Ria Ambarwati, SKM., M.Sc., yang menyoroti pentingnya kecukupan gizi dalam menjaga kesehatan ginjal.

Selain penyuluhan, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, mencakup pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tekanan darah, dan gula darah.

“Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi dini risiko penyakit ginjal sekaligus memberikan informasi langsung mengenai kondisi kesehatan peserta,” tambah Sri Lestari.

Dalam sesi tanya jawab, para peserta tampak antusias bertanya mengenai cara menjaga kesehatan ginjal dalam kehidupan sehari-hari.

Mewakili Lurah Gedawang, Sekretaris Lurah Este Wulandari, A.Md., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim pengabdi atas inisiatif dan kontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selama ini belum pernah ada penyuluhan khusus mengenai penyakit ginjal, biasanya hanya seputar diabetes atau hipertensi,” katanya.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pencegahan penyakit ginjal secara komprehensif.

Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin mandiri dalam menjaga kesehatannya. (luk).