KUDUS, Joglo Jateng – Sebanyak 242 peserta didik baru SMKS PGRI 2 Kudus, mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini tidak sekadar mengenalkan lingkungan fisik sekolah, melainkan sarat dengan penanaman nilai karakter. Akhlak mulia. Serta semangat pengembangan diri.
Kepala SMKS PGRI 2 Kudus, Mustam Effendi menyatakan, hal ini agar siswa siap menghadapi tantangan masa depan. MPLS dijadikan sebagai momentum awal. Membentuk siswa yang mampu mencerminkan nilai-nilai kebaikan. Baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan mengusung visi mencetak generasi berkarakter, dan siap bersaing di era globalisasi, kami menekankan, pentingnya pendidikan yang menyentuh aspek akhlak. Serta keterampilan secara seimbang. Lingkungan sekolah dibangun, dalam suasana kekeluargaan yang ramah,” jelasnya, baru-baru ini.
Hal tersebut mendukung siswa, dalam tumbuh dan berkembang secara holistik. Penanaman tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, menjadi landasan utama. Dalam menumbuhkan sikap positif. Kerja sama dan tanggung jawab sosial antar siswa.
“Tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik. Sekolah juga berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran. Yang menumbuhkan skill sesuai bakat masing-masing siswa. Mereka didorong untuk percaya, kehidupan baik dapat dijalani dengan keterampilan yang diasah secara terus-menerus,” ungkapnya.
Selain itu, nilai birrul walidain atau berbakti kepada orang tua, turut ditekankan. Sebagai bekal penting membentuk generasi yang bukan hanya cerdas. Tapi juga berakhlak dan beretika. MPLS ini menjadi awal dari perjalanan pendidikan. Yang lebih bermakna bagi seluruh siswa baru di SMKS PGRI 2 Kudus. (cr9/fat)










