Copet Beraksi di Merti Desa Loano, 13 Orang Jadi Korban

LAPOR: Para korban aksi copet di Garebeg Lowano saat melapor di SPKT Polsek Loano. (MARNIE/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Grebeg Lowano dalam rangka merti desa di Desa/Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, dimanfaatkan oleh para kriminal untuk beraksi. Mereka beraksi di tengah ratusan orang yang sedang berebut aneka hasil bumi untuk ngalap berkah, di halaman Masjid Sunan Geseng Lowano, Minggu (27/7) lalu.

Akibatnya, sebanyak 13 orang kehilangan handphone (HP) dalam momen sakral tersebut. Kebanyakan dari mereka adalah anak-anak. Usai grebeg, didampingi orang tua masing-masing, mereka melaporkan peristiwa itu ke Polsek Loano yang letaknya kurang lebih 50 meter dari Masjid Sunan Geseng.

“Anak saya kehilangan HP merek Redmi 9C, saat dia dan teman-temannya rebutan gunungan. Saat kejadian, anak saya dan dua temannya berdiri di dekat MC acara, depan tenda kehormatan. Padahal HP sudah ditaruh di saku celana panjang, tapi tetap saja dicopet,” kata Agus, warga Kaliboto, Kecamatan Bener.

Ia berharap ke depannya, panitia dan polisi lebih meningkatkan keamanan agar kejadian seperti ini tak terulang. “Korbannya banyak, 10 orang lebih, sekitar 13 orang kehilangan HP. Seharusnya polisi ikut mengamankan karena orang yang menonton banyak. Ini yang ada hanya polisi lalu lintas,” jelasnya.