SEMARANG, Joglo Jateng – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyerahkan bantuan beras sebanyak 6 ton kepada 600 orang yang masuk kategori kelompok rentan di Kompleks Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis, 18 September 2025. Para penerima bantuan tersebut antara lain terdiri atas buruh tani, penggali kubur, janda, tukang parkir, ojek pangkalan, dan lainnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, bantuan tersebut merupakan salah satu upaya untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus untuk mendongkrak daya beli masyarakat. “Upaya lain yang sudah kami (Pemprov Jateng, RED) lakukan salah satunya adalah program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang sudah dilakukan di seluruh daerah di Jawa Tengah sejak Januari 2025,” terang Ahmad Luthfi usai memberikan bantuan di Kompleks Tarubudaya, Kamis (18/9).
Salah seorang penerima bantuan warga Singorojo Kabupaten Kendal, Sri Sumarsih (56) mengaku senang mendapatkan bantuan beras yang diserahkan langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi. Bantuan tersebut sangat membantu, karena pendapatan suaminya sebagai tukang ojek tidak menentu.
“Alhamdulillah ini dapat beras 10 kg. Terima kasih bantuannya Pak Gubernur, ini sangat membantu sekali untuk keluarga kami,” ujarnya.

Selain itu warga Kelurahan Genuk Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Komari (68) menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dan penggali kubur tersebut sangat terbantu dengan bantuan beras yang diberikan.
“Sehari-hari saya bekerja sebagai petani dan bantu warga kampung gali kubur. Kebutuhan sehari-hari ya dari hasil bertani itu, dengan bantuan ini jelas sangat terbantu,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Defransisco Dasilva Tavares mengatakan, acara ini diinisiasi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Distanbun, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan), serta Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan). Juga didukung oleh Bank Indonesia, BUMN, dan BUMD.
“Tadi kami membagikan beras secara gratis, bukan beli. Penerimanya mendapatkan 10 kg, diberikan kepada 600 penerima,” jelasnya disela kegiatan di lokasi acara.
Menurut Frans, bantuan tersebut sengaja diberikan untuk meringankan beban warga yang menjadi penerima. Harapannya bantuan yang diberikan mampu meringankan beban kebutuhan warga penerimanya. (all/adf)










