KENDAL, Joglo Jateng – Nelayan di Kabupaten Kendal dipastikan kembali mendapat kuota solar subsidi yang mencukupi. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kendal, Hudi Sambodo, Kamis (2/10), menyampaikan bahwa Pertamina telah menyetujui pemulihan kuota solar untuk tahun 2025.
“Ibu Bupati sudah mengajukan permohonan penambahan kuota. Tiga minggu lalu Pertamina mengonfirmasi bahwa kuota kita yang semula hanya 8.699 KL pada 2025 dipenuhi kembali sesuai alokasi 2024, yaitu hampir 12.000 KL,” jelas Hudi.
Selain ketersediaan solar, nelayan juga akan mendapat tambahan akses melalui pembangunan dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) baru. Satu SPBN akan dibangun pada 2025 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui BUMD di Desa Sendang Sikucing, Kecamatan Rowosari.
“Perizinan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah turun sebulan lalu, tinggal menunggu pembangunan fisiknya. Harapannya dalam satu hingga dua bulan ke depan bisa segera dimulai,” terang Hudi.
Sementara satu SPBN lain direncanakan akan dibangun pada 2026 oleh Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Perusda. Lokasi yang dipertimbangkan berada di antara Desa Pidodo dan Wonosari, Kecamatan Patebon.
Dengan adanya tambahan dua SPBN, jumlah SPBN di Kendal nantinya menjadi empat, setelah sebelumnya hanya tersedia di Kelurahan Bandengan dan Desa Gempolsewu.
Zulkarnaen, salah seorang nelayan Desa Sendang Sikucing, menyambut baik kabar tersebut. Ia mengaku kini sudah lebih mudah mendapatkan solar subsidi.
“Dulu susah, sampai harus beli ke SPBU Wonotenggang karena stok di SPBN Tawang habis. Sekarang sudah lancar, solar tersedia, jadi bisa melaut dengan tenang,” ungkapnya. (ags/adf)










