Kendal  

Resmikan Sekretariat Baru, Tani Merdeka Kendal Langsung Soroti Masalah Pupuk Subsidi

KOMPAK: Sejumlah pengurus DPD Tani Merdeka Kendal foto bersama di sela peresmian kantor sekretariat. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya memperkuat gerakan petani di daerah dengan meresmikan sekretariat baru sekaligus menggelar rapat kerja di Perum Kendal Bumi Indah. Sekretariat yang terletak di depan Aldila Resto Kendal itu diharapkan menjadi pusat konsolidasi dan wadah koordinasi bagi seluruh pengurus, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.

Ketua DPD Tani Merdeka Kendal, Rozikin menyampaikan bahwa langkah awal organisasi tahun ini difokuskan pada pembentukan dan penguatan struktur kelembagaan di tingkat kecamatan (Korcam) dan desa (Kordes).

“Kami ingin percepatan pembentukan Korcam dan Kordes agar gerakan Tani Merdeka makin solid. Sekretariat ini akan menjadi rumah bersama untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi petani Kendal,” katanya, belum lama ini.

Momentum peresmian sekretariat juga bertepatan dengan hari ulang tahun ke-74 Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, jajaran pengurus dan anggota Tani Merdeka Kendal turut menyampaikan doa serta harapan bagi kepemimpinan Presiden yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap sektor pertanian.

Rozikin mengatakan, semangat perjuangan petani harus berjalan seiring dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan 2026. Salah satu hal krusial, kata dia, adalah memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan.

“Masalah pupuk ini masih menjadi keluhan utama petani. Harga di lapangan sering tidak sesuai HET. Kami berharap ada pengawasan lebih ketat agar distribusinya tepat sasaran,” tegasnya.

Ia menegaskan, DPD Tani Merdeka Kendal siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Kalau petani kuat, bangsa juga kuat. Kami akan terus memperjuangkan agar petani memiliki posisi yang berdaya dan menjadi bagian penting dalam kemandirian pangan nasional,” pungkasnya. (ags/adf)