Jalan Jembawan Semarang Ambles Sepanjang 41 Meter, Ternyata Ini Biang Keroknya

AMBLES: Kondisi Jalan Jembawan I, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, yang ambles belum lama ini. (HUMAS PEMKOT/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang bergerak cepat menangani amblesnya Jalan Jembawan I, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat. Penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang guna mencegah kerusakan semakin meluas.

Kepala Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati, mengatakan hasil survei lapangan menunjukkan penurunan jalan sepanjang 41 meter itu dipicu kondisi talud Sungai Silandak yang mengalami kemiringan dan rembesan. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air menggerus fondasi talud hingga tanah di bawah badan jalan ikut tertarik dan memicu ambles.

“Penanganan perlu dilakukan secara komprehensif. Sumber persoalan ada pada talud, sehingga perlu ditangani terlebih dahulu agar perbaikan jalan dapat bertahan optimal,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, survei bersama telah dilakukan pada Selasa (5/5/2026) melibatkan BBWS Pemali Juana dan DPU Kota Semarang. Dari hasil koordinasi itu disepakati penanganan darurat talud menjadi tanggung jawab BBWS bersama DPU, sementara Disperkim akan melanjutkan perbaikan badan jalan lingkungan setelah kondisi talud dinyatakan aman.

Menurut Murni, langkah penanganan dilakukan bertahap agar perbaikan jalan tidak kembali mengalami kerusakan akibat pergeseran tanah di sekitar bantaran sungai. Pemerintah Kota Semarang juga terus memantau kondisi lapangan untuk memastikan keselamatan warga dan pengguna jalan.

“Kami terus berkomunikasi dengan BBWS agar penanganan talud dapat segera dilakukan. Setelah itu, kami siap menindaklanjuti dengan perbaikan aspal jalan demi kenyamanan dan keselamatan warga,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi antarinstansi menjadi bagian dari komitmen Pemkot Semarang dalam memberikan pelayanan cepat terhadap persoalan infrastruktur. Selain mempercepat penanganan, koordinasi lintas lembaga juga dilakukan agar perbaikan yang dilakukan lebih menyeluruh dan berkelanjutan. (hfh/gih/rds)