YOGYAKARTA, Joglo Jateng – Jajaran sineas dan aktor papan atas tanah air menggelar screening film Monster Pabrik Rambut di Yogyakarta. Karya garapan sutradara Edwin ini menghadirkan teror horor yang lekat dengan realitas dunia kerja masa kini.
Isu hustle culture yang memaksa pekerja memeras keringat hingga mengorbankan nyawa menjadi fondasi utama cerita ini. Kondisi tersebut dinilai sangat mewakili keresahan generasi milenial dan Gen Z yang kerap terjebak rutinitas layaknya mesin.
Aktris Rachel Amanda menyebut tema ini sangat dekat dengan realitas kaum budak korporat. Terutama ketika banyak anak muda harus menormalisasi jam kerja berlebih hingga kurang tidur demi mengejar materi, yang berisiko fatal pada keselamatan diri.
Kritik Sosial Berbalut Horor Fantasi
Sutradara sekaligus penulis naskah, Edwin, merancang kisah ini sebagai refleksi atas kerasnya tuntutan industri terhadap para buruh yang sering dituntut melampaui batas kewajaran.
“Di film Monster Pabrik Rambut, kami ingin menyampaikan bahwa kondisi kerja seringkali membuat kita menjadi seperti mesin, kerja terus menerus, atas nama produktivitas,” ujar Edwin.

Secara alur, film ini menyoroti kisah kakak-beradik Putri (Rachel Amanda) dan Ida (Lutesha) yang terpaksa bekerja di sebuah pabrik rambut mencekam. Keduanya berusaha mengungkap misteri di balik kematian tidak wajar sang ibu di tempat tersebut.
Karakter Unik Iqbaal Ramadhan dan Ko-Produksi Global
Sementara itu, Iqbaal Ramadhan memerankan karakter Bona, adik bungsu dari Putri dan Ida. Tokoh ini memiliki keunikan berupa kemampuan meregenerasi anggota tubuh sendiri layaknya hewan amfibi Axolotl.
Proyek yang diproduseri oleh Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy ini membuktikan kualitasnya lewat ko-produksi internasional yang melibatkan Indonesia, Singapura, Jepang, Jerman, dan Prancis. Naskahnya sendiri ditulis oleh Edwin bersama novelis kenamaan Eka Kurniawan.
Palari Films selaku rumah produksi berharap karya ini mampu membawa angin segar sekaligus ruang diskusi bagi perfilman tanah air.
“Melalui film Monster Pabrik Rambut, kami ingin menghadirkan hiburan yang juga menyentil dengan visual yang fantastis dan sedikit ajaib,” pungkas Produser Meiske Taurisia. (ree/rds)










