WARUNG Indomie kekinian dengan konsep mie dan pilihan toping belakangan viral di media sosial. Warung yang disebut “warmindo” itu didopsi oleh warung Kobase 21, yang berlokasi di Kampung Malon, Perengsari, Gunungpati.
Alya Nur Sa’adah Mahasiswi Program Studi Matematika dan pemilik Warmindo Kobase 21 mengungkapkan, konsep membuat warmindo ini terinspirasi dari salah satu video Tiktok. Ia kemudian mengembangkannya dengan menambahkan berbagai menu. Seperti sate, sosis goreng, roti bakar, dan burger.
“Inspirasi awal warmindo seperti ini itu dapet dari tiktok, tapi terus dikembangin lagi”, ujarnya, belum lama ini.
Alya mengatakan, dirinya membuka Warmindo Kobase 21 untuk mencari peluang di tengah pandemi yang sudah mulai new normal. Selain itu untuk mengisi waktu luang di tengah-tengah mengerjakan tugas akhir kuliahnya.
“Karna kemarin sudah sempat new normal sekalian merintis usaha, sambil mengisi waktu luang saya yang sedang ngerjain skripsi,” ucapnya.
Warmindo Kobase 21 baru buka di awal September 2021. Alya mengaku menghabiskan modal Rp 5 juta di awal pembuatannya.
Salah satu pembeli di Warung Kobase 21 Safira mengatakan, konsep dengan meletakkan mie dan berbagai toping di kotak akrilik baru dia temukan satu di Warmindo Kobase 21. Menurutnya, konsep seperti ini lebih menarik, dengan lokasi yang nyaman. Yaitu bisa memberikan nilai tambah sebagai tempat makan dan nongkrong.
“Kayaknya baru ini disini yang buat konsep warmindo kayak gini. Tempatnya enak sih nyaman, ada musik dan juga mainan UNO yang bisa dipinjam jadi bisa buat seru-seruan, selain itu juga murah,” ujarnya. (cr3/gih)










