SLEMAN, Joglo Jogja – Sebanyak 69 pasangan di Kabupaten Sleman memilih menikah di tanggal cantik. Selain mudah diingat, tanggal cantik biasanya memiliki makna tersendiri bagi para mempelai.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman, Sidik Pramono membenarkan hal tersebut. Setidaknya ada 69 pasangan di Kabupaten Sleman yang tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA).
“Untuk hari ini total ada 69 pasangan se-Kabupaten Sleman yang menikah,” ungkapnya, Selasa (22/2).
Lebih lanjut, ia merinci jumlah pasangan yang melakukan pernikahan. Mulai dari KUA Minggir 2 pasang, KUA Tempel 2 pasang dan KUA Sleman 6 pasang. Kemudian KUA Ngemplak 3 pasang, KUA Pakem 2 pasang dan KUA Ngaglik 8 pasang.
Kendati ada puluhan pasangan yang melangsungkan pernikahan, jumlah tersebut ternyata lebih rendah dari hari Minggu (20/2) lalu. Yang notabene juga dikategorikan dengan tanggal cantik.
“Tapi lebih banyak peristiwa pernikahan pada hari Minggu kemarin tanggal 20-02-2022. Saat itu bisa sampai 119 pasangan,” ungkapnya.
Berdasarkan catatan yang ada, jumlah Nikah atau Rujuk (NR) di Kabupaten Sleman pada Januari lalu mencapai 466 pasangan. Jumlah itu diambil dari KUA yang ada di 17 kecamatan. Baik dilaksanakan di kantor maupun di luar kantor.
Menurutnya, jika dihitung memang mengalami peningkatan. Namun, hitungan harian rata-rata tidak terlalu naik.
“Kemungkinan tanggal cantik menjadi salah satu faktor. Tapi sebenarnya kalau hitungannya bukan harinya tapi bulannya, bulan besar yang paling menonjol itu mendekati Idul Fitri atau sesudahnya,” pungkasnya. (fif/bid)










