SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah menargetkan vaksinasi booster sebelum mudik lebaran tahun ini bisa mencapai 30 persen. Hal itu menyusul adanya aturan mudik yang menyaratkan pemudik harus sudah vaksin booster.
Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, target ini bertujuan sebagai transisi dari pandemi ke endemi. Diharapkan, masyarakat memiliki ketahanan tubuh yang kuat terhadap Covid-19.
“Pada prinsipnya pemerintah ingin melindungi rakyatnya agar memiliki ketahanan yang kuat untuk menghadapi virus Corona. Masyarakat harus terus didorong untuk lakukan booster,” katanya saat dihubungi awak media, Kamis (24/3).
Langkah untuk mencapai target vaksin booster itu, kata Yunita, pihaknya melakukan pendampingan pada setiap kabupaten kota. Sehingga, Unit Pelayanan Terpadu (UPT) dan Rumah Sakit (RS) Pemerintah Provinsi (Pemprov) turut didorong untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi tersebut.
Disinggung soal daerah mana saja yang sulit dijangkau, ia mengungkapkan dinasnya telah menyediakan mobil vaksin berjumlah 5 unit untuk mengatasi permasalahan tersebut. Selain itu, pihaknya juga melakukan komunikasi terhadap sasaran vaksin bagi petugas pelayanan publik.
“Yaitu (komunikasi) melalui asosiasi, perbankan dan lembaga keuangan lainnya. Termasuk perhotelan, restauran dan pengusaha transportasi,” tandasnya. (dik/gih)










