PATI, Joglo Jateng – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) mengajak masyarakat untuk mewaspadai paham ekstremisme beragama. Hal itu disampaikan saat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di Omah Cabe Kabupaten Pati, Jumat (17/6). Dalam Kegiatan itu, menyasar ratusan pemuda di Bumi Mina Tani.
Anggota MPR RI Marwan Jafar mengatakan, tantangan bangsa belakangan ini semakin berat. Sebab, kondisi saat ini dihadapkan dengan ancaman pihak tertentu yang menginginkan bangsa ini tercerai berai, melalui pemahaman intoleransi dan radikalisme.
“Semua elemen masyarakat perlu semakin meningkatkan solidaritas kebangsaan untuk menjawab tantangan tersebut. Solidaritas merupakan bagian dari pemahaman atas nilai Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bineka Tunggal Ika,” terangnya.
Politisi asal Pati itu menjelaskan, penyelesaian persoalan bangsa membutuhkan keterlibatan semua warga negara. Oleh karena itu, solidaritas yang didasari atas nasionalisme dan patriotisme harus selalu dijaga dan ditingkatkan.
Dalam kesempatan itu, Marwan juga menyinggung soal keberadaan Khilafatul Muslimin. Yang mana, diduga sebagai gerakan keagamaan yang gigih melakukan propaganda dan mengampanyekan sistem khilafah di NKRI.
“Mereka diduga ingin mengganti konsep negara Pancasila dan NKRI. Kita sebagai masyarakat harus berhati-hati, agar tidak mudah terprovokasi oleh kelompok-kelompok semacam itu. Karena itu dapat mengancam keselamatan negara,” tutur Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Selain itu, dirinya mengajak seluruh pihak untuk mewaspadai ideologi yang berseberangan dengan konsep NKRI. Terutama soal ekstremisme beragama. “Ideologi inilah yang perlu kita waspadai. Karena meskipun organisasinya sudah dilarang, tapi ideologinya masih. Itu yang harus diwaspadai bersama,” tandasnya. (cr7/abd)










