Perlu Konsistensi Tingkatkan Kontribusi Perempuan

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (ANTARA/JOGLO JATENG)

JAKARTA, Joglo Jateng – Kontribusi peran perempuan dinilai perlu konsistensi dan peningkatan di ruang-ruang publik. Langkah itu sangat penting karena perempuan harus mampu keluar dari stereotip yang ada saat ini. Sehingga mampu lebih banyak berperan dalam mewujudkan kebijakan publik.

“Selama ini perempuan selalu dicitrakan harus menjadi manusia yang sempurna. Untuk meningkatkan perannya dalam setiap kebijakan publik, perempuan harus berani untuk menjadi tidak sempurna dengan memecahkan tembok kaca stereotip yang mengungkungnya,” ujar Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, Senin (20/6).

Ia menilai, berkorban untuk menjadi manusia yang tidak sempurna dan keluar dari stereotip yang selama ini mengukung kaum perempuan, menjadi tantangan besar. Agar keterlibatan perempuan di ruang publik bisa ditingkatkan.

Namun, menurutnya, saat ini perempuan di Indonesia masih berjuang untuk mewujudkan peningkatan keterwakilannya di parlemen menjadi 30 persen. Ia mengutip data World Bank (2019), Indonesia menduduki peringkat ke-7 se-Asia Tenggara untuk keterwakilan perempuan di parlemen.

“Data tersebut memperlihatkan partisipasi perempuan Indonesia dalam parlemen masih terbilang rendah. Karena itu, berbagai upaya untuk mendorong agar perempuan mampu keluar dari stereotip yang mengukungnya selama ini harus terus diupayakan,” paparnya.

Rerie, sapaan akrabnya menilai, pemberdayaan dari sisi pendidikan dan pengetahuan agar mampu membuka cakrawala berpikir para perempuan. Selain itu, masyarakat harus konsisten dan masif dilakukan agar tercipta kemandirian yang sangat berguna untuk meningkatkan peran perempuan di ruang-ruang publik.(ara/ziz)