Kudus  

Dua Hari Pelaksanaan OSN Berjalan Lancar

FOKUS: Peserta OSN IPA SMP 1 Jekulo Adinda Noviana Kaltsum sedang fokus mengerjakan soal. (SHELA MEYLANI / JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng- Seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten Kudus telah mencapai hari terakhir. Seleksi tersebut hanya berlangsung selama dua hari, dari Selasa 28 Juni hingga Rabu 29 Juni. Dalam dua hari tersebut, dapat dikatakan pelaksanaan berjalan dengan lancar. Para peserta hanya mengeluhkan masa try out yang kurang lancar.

Kepala SMP 1 Jekulo Damiri menjelaskan, Para peserta merasakan adanya kendala pada masa try out. Untungnya, pelaksanaan seleksi OSN di SMP 1 Jekulo dari jadwal hari pertama sampai hari kedua berjalan dengan lancar. Disamping itu, proses mengunduh soal OSN dilakukan H-1 ujian dimulai, sehingga bisa mengurangi kekhawatiran adanya kendala.

“Para peserta memang saya haruskan mengerjakan soal OSN di sekolah, meski jaringan di Jekulo bagus, tapi kuota anak-anak jadi terserap banyak. Makanya, saya tempatkan di Laboratorium Teknologi Informasi dan Komputer (TIK). Disana wifi nya bagus, dan terhindar dari kebisingan,” terangnya.

Pihaknya mengatakan, persiapan pembelajaran peserta telah dilakukan sejak bulan Februari dengan dibina oleh guru masing-masing mata pelajaran. Para pembina berusaha sebaik mungkin untuk membina peserta, begitu juga peserta yang berusaha semaksimal mungkin ketika mengerjakan soal. Persoalan hasil itu urusan belakang.

“Para peserta bilangnya soal-soal yang diujikan itu berbeda-beda. Ada yang soalnya lebih susah di try out dibanding hari-H ujiannya. Ada juga yang lebih susah di ujian seleksinya, dibanding soal try out. Jadi tidak menentu,” ujarnya.

Para peserta OSN SMP 1 Jekulo berasal dari kelas VIII. Untuk mata pelajaran Matematika (MTK), pesertanya ialah Anna Tasya Kartika, Aryanti Eka Pratiwi sebagai peserta Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), sedang untuk peserta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) ialah Adinda Noviana Kaltsum.

FOKUS: Peserta OSN IPA SMP 1 Mejobo Chanaviola Fitra Chusna sedang fokus mengerjakan soal.

Sementara itu, Seleksi OSN SMP 1 Mejobo juga dinyatakan lancar. Dari hari pertama hingga terakhir, tiga mata pelajaran berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun, baik aplikasi maupun jaringan tidak ada kendala apapun. Yang terkendala hanya pada masa try out saja.

Kepala SMP 1 Mejobo Aksis Dermawan mengatakan, Hanya dua bulan persiapan pembelajaran yang dilakukan para peserta, mereka belajar dari soal-soal tahun lalu dan try out dengan pembinaan dari guru masing-masing. Dua bulan tergolong tidak cukup, karena memang banyak materi yang belum dipelajari.

“Konfirmasi dari para peserta, mereka memang cukup kesusahan, khususnya di mapel matematika. Hanya Sebagian kecil soal dari tahun lalu yang muncul di tahun ini, bahkan tidak sampai 10 soal,” ujarnya.

Disamping itu, persiapan juga dilakukan oleh pihak sekolah, seperti fasilitas tempat dan wifi. Peserta seleksi OSN ditempatkan di ruang kaca SMP 1 Mejobo, ditempat itu memiliki wifi yang bagus serta sekitar ruang kaca disterilkan, sehingga tidak ada kebisingan yang mengganggu jalannya ujian OSN SMP 1 Mejobo.

Untuk semua peserta yang mengikuti OSN SMP 1 Mejobo tengah duduk dibangku kelas VIII. Mereka adalah Tya Maulida Putri sebagai peserta OSN Matematika, Allodya Eleonora Pramesti sebagai peserta OSN IPS, serta Chanaviola Fitra Chusna sebagai peserta OSN IPA.

“Meski persiapan terbilang belum matang dikarenakan terhalang pandemi, harapan kita tetap yang terbaik. Bagaimanapun para peserta telah berjuang dengan semaksimal mungkin, semoga saja membuahkan hasil,” tuturnya. (cr1/fat)