PEMALANG, Joglo Jateng – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada awal tahun ajaran baru di Kabupaten Pemalang, kini dapat dilakukan secara tatap muka atau offline. Hal itu terlaksana setelah dua tahun MPLS dilaksanakan secara daring atau online karena pandemi. Meski begitu, pihak sekolah tetap menekankan kepada seluruh peserta didik baru, agar selalu menaati protokol kesehatan, terutama masker.
Kepala SMPN 2 Pemalang, Rusmin menuturkan, pihaknya sangat bersyukur dan senang karena pelaksanaan MPLS tahun ini dapat dilaksanakan tatap muka 100 persen. Hal itu jelas berbeda dengan tahun sebelumnya saat terkendala pandemi Covid-19 yang masih tinggi.
“Alhamdulillah tahun ini bisa dilakukan secara tatap muka langsung, setelah dua tahun online karena pandemi. Harapannya, bisa berjalan lancar selama tiga hari dari Senin sampai Rabu nanti,” terangnya di SMPN 2 Pemalang, Selasa (12/7).
Ia menambahkan, karena masih dalan keadaan pandemi, pihaknya mewajibkan peserta MPLS harus mematuhi prokes lengkap, terutama memakai masker dan mencuci tangan. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi penularan Covid-19 di area sekolah, terutama saat pembelajaran berlangsung.
Selain itu, pihaknya juga akan mendata untuk siswa-siswi yang belum mendapatkan vaksinasi baik dosis satu ataupun dua, sehigga seluruh siswa dapat mendapatkan vaksin lengkap. Dengan begitu, nantinya dapat tercipta kekebalan komunal di lingkungan sekolah.
“Kami data dulu untuk mereka yang belum vaksin, dan nantinya akan bekerjasama dengan Polres Pemalang serta Dinas Kesehatan untuk pemberian vaksin. Harapannya vaksinasi ini bisa membentuk kekebalan komunal di lingkungan sekolah dan menjadikan pembelajaran semakin lancar,” ujarnya.
Sementara itu, untuk penerimaan tahun ajaran baru, SMPN 2 Pemalang berhasil menerima 280 siswa. Melalui sistem pendaftaran online dengan rincian jalur prestasi 20 persen, afirmasi 30 persen, dan zonasi 50 persen, dari jumlah keseluruhan siswa yang diterima. (fan/all)










