Tumbuhkan Pendidikan Karakter dengan Bakti Sosial

SIMAK: Para peserta didik baru SMP 1 Kudus tengah memperhatikan guru dalam kegiatan MPLS di salah satu kelas, Rabu (13/7/2022). (SHELA MEYLANI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Ada yang berbeda dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kudus. Mereka menggelar pengenalan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru pada Selasa (12/7).

Dalam MPLS SMP 1 Kudus, para peserta didik baru diberikan informasi terkait pengenalan sekolah beserta lingkungannya. Tidak lupa juga materi-materi terkait MPLS diterangkan kepada mereka.

Selain itu, para peserta didik baru juga diarahkan untuk melakukan bakti sosial (baksos). Hal ini dilakukan guna menumbuhkan pendidikan karakter para pelajar.

“Bakti sosial berupa sedekah uang saku secara sukarela, dilakukan selama dua hari, di hari kedua dan terakhir MPLS. Dari hasil bakti sosial tersebut, nantinya akan disumbangkan kepada SMP Satap Gebog berupa sembako,” ujarnya.

Bakti sosial tersebut juga ditujukan untuk menanamkan kepedulian sosial dan kebiasaan gotong royong terhadap sesama kepada para peserta didik baru. Tujuan tersebut juga sesuai dengan yang diharapkan melalui profil pelajar pancasila dalam kurikulum merdeka. Selain itu, di hari terakhir, juga akan diadakan pentas seni untuk menggali potensi mereka.

“Pentas seni tersebut dipentaskan setiap kelas peserta didik baru. Sesuai dengan bakat dan prestasi masing-masing. Untuk memberikan semangat kepada mereka, akan ada hadiah kepada para juara,” terangnya.

Kegiatan MPLS diharapkan dapat benar-benar memberikan bekal kepada peserta didik baru, sehingga pelaksanaan belajar mengajar di tiga tahun kedepan dapat berjalan dengan lancar.

Sementara itu, Panitia MPLS SMP 1 Kudus Prasasti Normaika Siwi menambahkan, selama dua hari pelaksanaan MPLS di SMP 1 Kudus terpantau berjalan dengan lancar. Terdapat dua peserta didik baru yang izin tidak mengikuti MPLS dikarenakan sakit. Tentunya, akan ada tindak lanjut bagi peserta didik baru yang tidak berangkat.

“Setelah peserta didik baru tersebut kembali masuk sekolah, mereka akan mendapatkan pembinaan secara tersendiri dalam satu hari. Pembinaan akan dilakukan oleh OSIS. Misal dirasa kurang, bisa ditambah pembinaan dari panitia MPLS atau pembina OSIS,” jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan jadwal pelaksanaan MPLS, Kabid Dikdas Disdikpora Kabupaten Kudus, Moh Zubaedi menjelaskan, tanggal pelaksanaan MPLS bersifat fakultatif. Artinya tidak wajib dan bisa disesuaikan dengan sekolah masing-masing.

“Yang terpenting, pelaksanaan MPLS berlangsung di pekan pertama tahun ajaran baru. Dari Dinas Pendidikan hanya memberikan arahan saja,” ujarnya. (cr1/fat)