Dongkrak Sektor Pariwisata Pasca Pandemi Dengan Lomba Foto Story

RAMAI: Suasana acara bulanan, Kamis Wage, di Objek Wisata Benowo Park, Desa Penggarit, Pemalang, beberapa waktu lalu. (DOKUMEN PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemalang menggelar lomba Foto Story, dalam rangka mendongkrak sektor pariwisata yang sempat lesu pasca pandemi Covid-19. Pemerintah Kabupaten Pemalang ingin mengajak masyarakat, untuk bersama mempromosikan potensi pariwisata daerahnya.

Kepala Disparpora Pemalang, Mualip menjelaskan, lomba tersebut merupakan salah satu upaya pemkab untuk meramaikan kembali tempat-tempat wisata yang sempat sepi saat pandemi. Di mana, pihaknya mengajak masyarakat, untuk turut ikut serta mempromosikan destinasi wisata di Kabupaten Pemalang, lewat media sosial warga melalui Instagram.

“Tentunya pasca pandemi kemarin, kita terutama para penggiat wisata merasakan keterpurukan. Dan dari lomba foto ini, kami ingin menggerakkan semangat mereka lagi. Khususnya untuk bangkit dengan menggerakan kreatifitas masyarakat, serta mempromosikan tempat-tempat wisata dengan hadiah jutaan rupiah,” terangnya di Pemalang, Selasa (14/9).

Ia menjelaskan, memilih Instagram sebagai tempat pengunggahan foto, karena untuk menarik minat peserta dari kalangan anak muda. Hal tersebut dilihat dari aktivitas media sosial yang penggunaannya lebih banyak anak muda.

“Pengumpulan foto di sini sangat mudah, peserta tinggal melakukan foto objek wisata ataupun kuliner khas yang ada di Pemalang. Lalu diunggah di Instagram disertai tagar lomba sesuai aturan, kemudian dewan juri akan memilih siapa yang pemenangnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Promosi Pariwisata Disparpora Pemalang Rosida menerangkan terkait teknis lomba, bahwa setiap peserta harus melakukan registrasi pendaftaran di link yang sudah tersedia, dalam unggahan Instagram @wisatapemalangid. Di mana di dalamnya terdapat syarat dan aturan pelaksanaan lomba.

“Dalam link nantinya akan ada aturan lomba Photo Story, yang intinya rangkaian foto yang diunggah minimal 5 foto, maksimal 10 foto via carousel instagram, tentang tempat-tempat wisata dan kuliner khas Pemalang. Dan setiap perserta, maksimal mengunggah lima foto di beberapa tempat yang berbeda,” ucapnya.

Nantinya penilaian akan dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pengumpulan sekaligus seleksi, dimulai dari 10 September sampai 9 Oktober. Serta tahap kedua, dari 16-23 Oktober. Untuk 15 foto terbaik akan dinilai oleh dewan juri dan dipilih tiga pemenang. (fan/all)