Karakter Liverpool Menangkan Mereka atas Ajax

EMOSIONAL: Pemain Liverpool Joel Matip merayakan gol kedua bersama rekannya saat laga melawan Ajax Amsterdam di Anfield, Liverpool, Rabu (13/9) dini hari. (ANTARA/JOGLO JATENG)

LIVERPOOL, Joglo Jateng – Liverpool memetik kemenangan tipis 2-1 atas Ajax dalam lanjutan pertandingan Grup A Liga Champions di Anfield, Liverpool pada Rabu (14/9) dini hari. Mohamed Salah membawa The Reds unggul terlebih dahulu sebelum Ajax menyamakan kedudukan berkat gol Mohammed Kudus. Gol kemenangan Liverpool dalam pertandingan itu diciptakan oleh Joel Matip.

Kemenangan itu membuat Liverpool menempati posisi kedua Grup A dengan tiga poin, hanya kalah selisih gol dari Napoli di puncak. Sedangkan Ajax menempati peringkat ketiga.

Pelatih Liverpool Jürgen Klopp usai laga menjelaskan, karakter yang ditunjukkan Liverpool dalam meraih kemenangan adalah faktor terpenting malam itu. The Reds menanggapi kekalahan mereka atas Napoli dengan berusaha keras mengalahkan Ajax di Anfield.

Klopp menjelaskan peningkatan penting yang dia lihat dalam performa timnya dan bagaimana itu adalah langkah pertama untuk berkembang. Dirinya membandingkan timnya saat ini jauh berbeda dibandingkan saat melawan Napoli.

“Sepak bola yang kami mainkan, cara kami bertahan, semuanya berbeda. Intensitas yang jauh lebih tinggi, lebih agresif, lebih berani, lebih siap. Seperti yang saya katakan, semuanya lebih baik. Itu adalah langkah pertama, tidak lebih, dan semuanya baik-baik saja,” ujarnya.

Sementara itu, Joel Matip mengakui emosinya meluap setelah mencetak gol penentu. Sedangkan Virgil van Dijk memuji reaksi positif Liverpool.

“Itu adalah pertandingan yang panjang dan sulit. Kami benar-benar mencoba lebih dari 90 menit untuk menciptakan peluang dan seluruh tim terus mencoba menyerang juga bertahan dari detik pertama dan kemudian itu adalah akhir yang bahagia bagi kami,” ujar Matip.

Pertandingan dibuka dengan mengheningkan cipta selama satu menit untuk menghormati wafatnya Ratu Elizabeth II. Tim tuan rumah langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Liverpool membuka skor pada menit ke-17.

Berawal dari serangan balik, Diogo Jota memberi umpan silang kepada Mohamed Salah yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang Ajax. Liverpool nyaris menggandakan keunggulan lewat percobaan Luis Diaz dan Diogo Jota. Bola tembakan kedua pemain The Reds itu masih belum menemui sasaran.

Ajax menyeimbangkan kedudukan menjadi pada menit ke-27, memanfaatkan kelengahan sektor kanan pertahanan Liverpool. Bola diterima Mohammed Kudus di kotak penalti sebelum ia menjebol gawang Alisson.

Liverpool nyaris mencetak gol tujuh menit berselang ketika bola tandukan Virgil van Dijk menyambut sepak pojok dapat ditepis kiper Ajax, Remko Pasveer. Pasveer kembali menyelamatkan gawangnya dari kebobolan pada menit ke-41. Kali ini dia memblok dua sepakan on target Trent Alexander-Arnold.

Harvey Elliott mendapat peluang emas pada menit ke-63. Tapi bola sepakannya dari sisi kanan kotak penalti masih menyamping dari gawang Ajax. Ajax hampir mencetak gol pada menit ke-74 ketika Dusan Tadic mengirimkan umpan silang yang disundul Daley Blind. Tetapi upaya bek Belanda itu masih menyamping tipis dari gawang Liverpool.

Darwin Nunez mendapat kans delapan menit kemudian, tapi bola tembakan penyerang asal Uruguay itu meluncur di samping gawang Ajax. Liverpool mencetak gol kemenangan satu menit sebelum waktu normal habis saat bola tandukan Joel Matip dibuang Blind di saat bola sudah melewati garis. (ara/fat)