Pra POPNAS 2022, Pencak Silat Pelajar DIY Raih 9 Medali

BANGGA: Para atlet Pencak Silat pelajar berfoto bersama usai naik podium menerima medali di Gedung Chandra Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (2/11/22).DOKUMEN PRIBADI/JOGLO JOGJA

YOGYAKARTA, Joglo Jogja – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengirimkan 24 atlet cabang olahraga (cabor) Pencak Silat dalam kejuaraan Pra POPNAS Zona III 2022, yang digelar di Gedung Chandra Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada, 26 Oktober hingga 2 November 2022. Pada pertandingan tersebut, DIY meraih sembilan medali dan meloloskan lima atlet yang kelak berlaga di POPNAS 2023 mendatang.

Pelatih cabor Pencak Silat Pelajar DIY, Andrianto mengatakan, raihan medali yang diperoleh DIY yaitu dua emas, tiga perak dan empat perunggu. Serta meloloskan lima atlet yang akan berlaga di POPNAS 2023 yang direncanakan akan digelar di Sumatra Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung pada September 2023.

“Jadi pada Pra POPNAS 2022, yang lolos POPNAS, yang dapat medali emas dan perak. Tim DIY mengirimkan 24 atlet, dengan total 21 kategori yang dipertandingkan. Yakni sembilan kategori tanding putra kelas A-I, serta delapan kategori tanding putri kelas A-H. Termasuk kategori seni tunggal, ganda, regu, putra dan putri,” terangnya saat diwawancarai melalui sambungan seluler yang diterima di Yogyakarta, kemarin (2/11).

Andri menambahkan, hasil yang diraih tim Pencak Silat Pelajar DIY cukup baik. Dengan perolehan sembilan medali, yaitu dua emas dari kategori tanding kelas A putra dan seni tunggal putra. Perak diraih dari kelas tanding G dan H putri serta kelas I putra. Lalu medali perunggu diraih dari kelas B putra, E putri, seni ganda putri, dan beregu putra.

Ia menuturkan, total ada tujuh provinsi yang bertanding pada Pra POPNAS Zona III. Yaitu DIY, Jawa Tengah, Banten, Bali, Kalimantan Selatan, Kalantan Tengah serta Kalimantan Utara.

Ia berharap, para atlet yang lolos, kelak dapat mendapatkan hasil maksimal dalam pertandingan POPNAS 2023, yaitu medali emas. Meskipun nantinya tidak semua atlet yang lolos akan bertanding, karena ada beberapa atlet yang saat ini sudah duduk di bangku kelas XII. Sehingga saat pelaksanaan POPNAS, atlet telah lulus sekolah, dan akan digantikan dengan atlet lainnya.

“Saat ini kita belum menentukan target capaian untuk POPNAS mendatang. Hanya saja saya berharap para atlet dapat tampil maksimal, sehingga memperoleh hasil yang bagus, yaitu medali emas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pelatih Pencak Silat DIY yang juga sebagai pegawai UPTD Balai Pemuda dan Olahraga, Ambar Setiawan mengatakan, pihaknya telah berupaya maksimal, serta telah bekerjasama dengan pengurus daerah (pengda) cabor Pencak Silat dengan melakukan pembinaan yang sudah berjalan. Sehingga nantinya para atlet akan dipanggil untuk mengikuti pembinaan dalam persiapan POPNAS 2023.

“Kami berharap pengda dapat melakukan pembinaan di tahun ini, hingga nanti ada pemanggilan atlet dari kami untuk program pemusatan latihan yang akan kita adakan di 2023,” jelasnya.

Menurut data yang diterima Joglo Jogja, adapun atlet-atlet cabor Pencak Silat Pelajar yang lolos POPNAS 2023. Yaitu, Nur Ery dari SMK N 5 Yogyakarta, Emas Kelas A Putra. Nahla Faiza dari SMA N 1 Bantul, Emas Seni Tunggal Putri. Andita M dari SMK N 1 Bantul, Perak Kelas G Putri. Meila N dari SMA N 2 Bantul, Perak Kelas H Putri. Halmar Z dari Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Perak Kelas I Putra. (bid/all)