BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul sedang melakukan pembangunan jalan rabat beton dan pambangunan talud melalui program padat karya, yang dilakukan di 59 lokasi. Salah satunya dilakukan pembangunan jalan corblok di Desa Kaliputih Rt 43 Pandowoharjo, Sewon, Bantul. Dengan memberdayakan masyarakat sekitar sebagai pelaksana kerja.
Sub Koordinator Kelompok Substansi Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Bantul Sukirah mengatakan, pembangunan corblok tersebut diajukan melalui program desa. Yang kemudian terpilih menjadi salah satu program prioritas pembangunan dalam padat karya.
“Semua program padat karya ini adalah kegiatan yang diusulkan kepada kami. Secara serentak ada 59 lokasi di wilayah Bantul dengan program yang sama. Yaitu pengecoran jalan dan pembangunan talud,” terangnya, Minggu (20/11/22).
Di Desa Pandowoharjo, program padat karya dilaksanakan di Dusun Kaliputih RT 43 dengan panjang 148 meter, lebar 3,5 meter. Hingga saat ini, pekerjaan pengecoran telah rampung kurang lebih 50 persen dari target pengerjaan. Dengan demikian, diperkirakan pekerjaan akan lebih cepat selesai sebelum tanggal yang ditentukan.
“Program padat karya ini dilaksanakan selama 21 hari kerja. Serentak dimulai pada 14 November lalu, dengan masing-masing titik diberikan anggaran sebesar Rp 100 juta,” ujarnya.
Menurut Sukirah, awalnya jalan tersebut adalah jalan tanah. Bila terjadi hujan, maka jalannya becek dan licin, sehingga sulit untuk dilewati masyarakat. Oleh karenanya, jalan tersebut menjadi salah satu program prioritas yang dipilih.
“Pada intinya, program ini dilakukan untuk menciptakan lapangan pekerjaan untuk memberikan penghasilan sementara kepada masyarakat,” jelasnya.
Sasaran dari tukang dan pekerja ini adalah masyarakat yang menganggur dan setengah menganggur. Mereka diseleksi secara ketat oleh panitia pelaksana. Program padat karya ini disambut sangat antusias oleh masyarakat. Sebab mereka bisa menerima penghasilan sementara selama 3 minggu.
“Harapannya program padat karya berupa pembangunan jalan ini bermanfaat bagi masyarakat. Terlebih masyarakat bisa mendapatkan penghasilan sementara sebagai upaya untuk mengurangi pengangguran,” pungkasnya. (bid/abd)










