BPN Pemalang Targetkan 14.163 PTSL di 2023

JELASKAN: Kepala BPN Pemalang Gusmanto saat memaparkan materi pada sosialisasi PTSL dan Gemapatas di Hotel R-Gina, Kamis (26/1). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pemalang menggelar sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) 2023 di Hotel R-Gina, Kamis (26/1). Dalam pelaksanaan PTSL, BPN Pemalang menargetkan 14.163 Bidang PTSL tahun ini.

Kepala BPN Pemalang Gusmanto menerangkan, sosialisasi tersebut dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2018 tentang Percepatan PTSL di seluruh wilayah RI. Di mana langkah percepatan tersebut bukan hanya tanggung jawab BPN saja, tetapi ada 14 kementerian dan lembaga yang harus ikut serta di dalamnya.

“Kita bergerak bersama menyukseskan PTSL ini, maka BPN mengundang seluruh forkopimda dan OPD yang terkait. Sehingga mereka paham akan tugasnya dalam pelaksanaan program percepatan PTSL di 2023 ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk Kabupaten Pemalang di 2023 memiliki target kuota percepatan PTSL sebanyak 14.163 bidang. Jumlah tersebut dibagi ke 17 desa di 9 kecamatan di Kabupaten Pemalang yang akan dimulai pada Februari mendatang.

“Kebutuhan akan PTSL sangat tinggi, bahkan tiap desa menginginkan hampir 2.000 bidang. Tetapi karena kuota yang ada, kami hanya bisa melakukan di 17 desa di 9 kecamatan saja. Sehingga ke depan kita usahakan untuk bisa bertambah, agar seluruh masyarakat dapat terlayani,” terangnya.

Sementara itu, Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat yang datang langsung dalam sosialisasi memberikan apresiasi kepada BPN atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Untuk menyukseskannya, ia mendorong dan mengajak segenap aparat penegak hukum agar bersinergi bersama BPN dalam setiap pelaksanaannya.

“Mengingat pekerjaan ini adalah pekerjaan yang membutuhkan kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak, saya juga meminta dukungan dari segenap APH yang ada di Kabupaten Pemalang untuk bersama-sama bersinergi. Sehingga pelaksanaan PTSL di Tahun 2023 dapat dilaksanakan dengan baik, tanpa ada kekhawatiran atau kegamangan dari para kepala desa lokasi Program PTSL,” tuturnya. (fan/abd)