SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah mengadakan pameran buku yang berlangsung mulai Senin 10 Juli 2023 hingga Selasa 18 Juli 2023 mendatang di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kerasipan, Jalan Sriwijaya, Kota Semarang. Terdapat ratusan buku dengan harga mulai dari Rp 5 ribuan.
Tak hanya pameran buku, beberapa kegiatan lain seperti donor darah, lomba untuk anak-anak, talkshow kepenulisan, hingga bedah buku turut mewarnai pameran buku. Selain itu, pengunjung juga dapat membeli pernak-pernik hingga menyantap makanan dan minuman khas Kota Semarang yang didatangkan langsung dari UMKM setempat.
Plt Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng Sapta Hermawati menyebut, pameran ini jadi salah satu upaya untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa. Pihaknya turut menggandeng sebanyak 12 penerbit buku asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam pameran tersebut.
“Dan kita juga bekerja sama dengan paguyuban penerbit dari Yogyakarta, yang mana ada 12 penerbit meramaikan kegiatan kita. Dan Alhamdullilah buku-buku yang tersedia di sini komplit dan up to date,” katanya usai membuka pameran buku, Senin (10/7/23).
Komitmen tingkatkan literasi, Sapta menargetkan sebanyak 1.500 pengunjung setiap harinya. Terlebih, status pandemi Covid-19 telah dicabut pemerintah beberapa waktu silam. “Setiap hari kita menargetkan, karena sudah bebas dari Covid-19, itu 1.500, sebanyak 15.000 sampai dengan tanggal 18,” ucap Sapta.
Ia pun mengaku memanfaatkan momen libur sekolah. Ia menilai, persiapan sebelum kembali ke sekolah kerap dimanfaatkan para orang tua untuk membeli buku dan berbagai macam alat tulis kantor (ATK).
“Iya maksudnya gitu, ini kan masih masa liburan sampai tanggal 15 juli, persiapan untuk masuk sekolah kita juga siapkan alat alat tulis dan sebagainnya,” imbuhnya.
Salah satu pengunjung pameran buku, Anisa, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Anisa datang langsung dari Kecamatan Ngaliyan bersama dengan putranya. Ia mengaku biasa menghabiskan waktu bersama suami dan anaknya untuk membaca di Perpustakaan Provinsi Jateng.
“Kalau ini lebih cenderung buku anak-anak. Mengenalkan literasi ke anak-anak. Bukunya yang menarik dulu, dari gambar-gambar, tulisannya gak dikenalin dulu terutama dari gambar dulu,” ucap Anisa saat ditemui di pameran buku.
Sebagai seorang Ibu, Anisa menilai literasi bagi anak usia sangatlah penting. Sebab, kegemaran anak dalam membaca kini ia lihat mulai menurun.
“Kalau sebisa mungkin ya anak anak itu dikenalkannya buku dulu, jangan hape dulu. Kan kalau kenalin hape dulu dampaknya lebih bahaya, bikin kecanduan. Kalau buku kan banyak positifnya dibanding negatifnya,” pungkasnya.
Selain anak-anak dan orang tua, tampak ramai remaja hingga mahasiswa yang asyik memilih buku favorit mereka. Jika ingin berkunjung, pameran buku ini dibuka mulai dari jam 09.00 hingga 21.00. (luk/gih)










