Angin Kencang, Warga Dua Dusun Mengungsi

Angin kencang menerjang Desa Pogalan, Kecamatan Pakis
MAGELANG – Angin kencang menerjang Desa Pogalan, Kecamatan Pakis sejak Minggu (20/10) hingga Senin (21/10) kemarin. Peristiwa itu mengakibatkan sejumlah warga di desa setempat terpaksa mengungsi. Kepala Pelaksana Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan, saat ini angin kencang masih berlangsung. Berdasarkan keterangan warga, angin ribut mulai kemarin sore sekitar pukul 17.00 dan sekitar pukul 20.00 angin bertambah besar. “Karena warga khawatir terjadi sesuatu terhadap rumahnya, sekitar 70 orang mengungsi di Puskesmas Pakis. Mereka yang mengungsi dari Dusun Kenditan dan Cetokan Desa Pogalan, Kecamatan Pakis," katanya. Ia mengungkapkan, akibat angin kencang tersebut sejumlah rumah mengalami kerusakan di bagian atap, selain itu juga banyak pohon tumbang. Ia menuturkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan rumah rusak. "Data masih terus berkembang, karena angin kencang masih berlangsung. Saat ini petugas BPBD bersama masyarakat melakukan penanganan pohon tumbang,” ungkapnya.(ara/lut)

MAGELANG – Angin kencang menerjang Desa Pogalan, Kecamatan Pakis sejak Minggu (20/10) hingga Senin (21/10) kemarin. Peristiwa itu mengakibatkan sejumlah warga di desa setempat terpaksa mengungsi.

Kepala Pelaksana Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan, saat ini angin kencang masih berlangsung. Berdasarkan keterangan warga, angin ribut mulai kemarin sore sekitar pukul 17.00 dan sekitar pukul 20.00 angin bertambah besar.

Selamat Idulfitri 2024

“Karena warga khawatir terjadi sesuatu terhadap rumahnya, sekitar 70 orang mengungsi di Puskesmas Pakis. Mereka yang mengungsi dari Dusun Kenditan dan Cetokan Desa Pogalan, Kecamatan Pakis,” katanya.

Baca juga:  Terdampak Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar, Ratusan Warga Masih Mengungsi

Ia mengungkapkan, akibat angin kencang tersebut sejumlah rumah mengalami kerusakan di bagian atap, selain itu juga banyak pohon tumbang. Ia menuturkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan rumah rusak. “Data masih terus berkembang, karena angin kencang masih berlangsung. Saat ini petugas BPBD bersama masyarakat melakukan penanganan pohon tumbang,” ungkapnya.(ara/lut)