LINGKARJATENG.COM – Kepercayaan yang masih ditemukan di masyarakat Indonesia bahwa hujan pertama di awal musim penghujan bisa menyebabkan sakit kepala hingga demam. Biasanya larangan main hujan di awal musim ini dilakukan orang tua kepada anaknya.
Apakah hal ini memang benar atau cuma mitos saja? Dikutip dari IDN Times, bahwa Dokter Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), dr. Niken Sasadhara Sasmita menyampaikan, hujan pertama yang membuat sakit ialah mitos. Menurutnya, bermain hujan atau hujan-hujanan memang bisa membuat sakit jika daya tahan tubuh tidak kuat.
“Bukan di hujan pertamanya, lebih tepatnya bermain hujan di iklim yang tidak enak. Terus biasanya air hujan bercampur tanah dan lain-lain. Siklus airnya lewat sungai hingga laut, (Itu bisa membuat sakit). Kalau hujan pertama bikin sakit, mitos itu,” jelas Niken.
Dokter kelahiran Surabaya ini menuturkan, sakit yang rentan terjadi disebabkan karena peralihan musim kemarau ke hujan. Hal itu membuat suhu tidak stabil dan menimbulkan banyak infeksi. Terlebih lagi di negara kawasan tropis seperti Indonesia.
“Beberapa penyakit yang sering ada ialah demam, batuk, flu, demam berdarah sampai difteri,” kata Niken.










