Secara keseluruhan, Ganjar melihat uji coba sekolah tatap muka di Temanggung sudah berjalan bagus. Semua siswa yang masuk dipastikan mendapat izin dari orang tua, dan mereka semuanya tidak berangkat menggunakan angkutan umum.
“Tinggal bagaimana guru disiplin menjaga ini, sehingga semuanya berjalan lancar. Saya tegaskan, ini bukan coba-coba, ini menyiapkan bagaimana agar anak-anak bisa beradaptasi. Sudah hari keempat pelaksanaan uji coba ini, dan alhamdulillah berjalan lancar,” ucap Ganjar.
Ganjar mengatakan akan terus mengevaluasi sistem ini. Ia juga meminta, pihak sekolah ketat dan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.
“Kalau perlu ada polisi sekolah, bisa kepala sekolah, guru atau ketua kelas untuk patroli, mengingatkan apabila ada yang melanggar,” pungkasnya.
Sementara itu, para siswa menyambut baik program uji coba sekolah tatap muka itu. Menurut mereka, uji coba ini bisa digunakan untuk persiapan apabila sekolah nantinya dibuka kembali pasca pandemi.
Terkait keamanan siswa, menurut Annisa hal itu bisa dijaga dengan baik. Selama pihak sekolah sudah menyiapkan sarana prasarana dan penerapan protokol kesehatan ketat, maka siswa akan aman belajar di sekolah.
“Kalau protokol kesehatan ketat, dan siswa juga disiplin mematuhinya, semuanya akan aman,” kata Annisa Aprilia, kelas 2 SMKN 1 Temanggung. (git/yos)










