Dengan demikian, pilkada yang akan datang bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk mengusung pasangan calon bupati/wakil bupati.
Meski pada pilkada kali ini hanya terdapat pasangan calon tunggal, pihaknya berpesan kepada panyelenggara pemilu agar menjaga dan mengawasi pelaksanaan pilkada dengan baik, jujur, adil tanpa intimidasi dan manipulasi hasil Pilkada 2020.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali dari PKS Moh Basuni menambahkan bahwa partainya pada Pemilu 2019 meraih 47.000 suara.
Menyinggung soal arah politik PKS pada Pilkada Boyolali 2020, Basuni mengatakan bahwa pihaknya akan berpijak pada hasil survei konstituennya
Dari hasil survei oleh PKS, kata menurut Basuni, sekitar 54,8 persen memilih membutuhkan calon alternatif, sekitar 29,8 persen pilih kotak kosong, dan 8,3 persen abstain.
“Artinya, sikap PKS sudah jelas, akan berbijak pada hasil survei itu,” kata Basuni menegaskan.(ara/rds)










