Kudus  

450 Personil TNI Diterjunkan, Disebar di Sembilan Kecamatan Kudus

Kodam IV/Diponegoro
APEL: Ratusan personil TNI yang diturunkan dari Kodam IV/Diponegoro melaksanakan apel di Makodim 0722/Kudus, Rabu (2/6). (SYAMSUL HADI / JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Guna menekan angka lonjakan Covid-19 di Kabupaten Kudus yang masih meroket, Kodam IV/Diponegoro terjunkan 450 personil TNI untuk diperbantukan di Kota Kretek. Personil tersebut akan disebar di sembilan kecamatan yang ada, dan bertugas selama 14 hari hingga 14 Juni mendatang.

Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Letjen TNI Ganip Warsito mengatakan, 450 personil tersebut mempunyai tugas dalam membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dalam penegakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Dikarenakan Pemkab Kudus merasa kesulitan dalam melaksanakan penegakkan PPKM berskala mikro tersebut.

“Nantinya mereka akan memperkuat dan membantu Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat dalam menegakkan protokol kesehatan (Prokes) sesuai anjuran 5M. Sekaligus di dalam penegakkan ada tracing, testing dan treatment (3T),” ucapnya saat di Makodim 0722/Kudus, Rabu (2/6).

Sementara itu, Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Kav Indarto menjelaskan, ratusan personil dari Kodam IV/Diponegoro tersebut akan disebarkan di masing-masing Koramil wilayah Kudus. Pasalnya, di Kudus saat ini ada 42 desa yang sudah memasuki zona merah.

“Jumlah personil nantinya akan dibagi sesuai kondisi Koramil dan desa di wilayah itu. Jika memang di suatu wilayah membutuhkan gerak cepat penanganannya. Kami akan memperbanyak di situ,” tuturnya.

Dandim melanjutkan, masyarakat Kudus sendiri jika dilihat sesuai persentase akan disiplin prokes hanya mencapai 60 persen. Sehingga diharapkan dengan adanya penambahan personil bisa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan prokes.

“Mereka dikerahkan untuk memperkuat tugas-tugas dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satgas Covid-19. Agar kasus corona ini bisa mereda, nanti mereka akan mengajak secara humoris, tegas dan pelan-pelan dalam menyadarkan masyarakat akan pentingnya prokes,” ujarnya.

Pesan kepada ratusan personil pun dilontarkan Dandim 0722/Kudus, yakni harus bisa mengemban amanah tugasnya di Kudus tersebut. Sekaligus, dengan lingkungan kultur Jawa dan Kudus yang religius, mereka harus bisa menyesuaikan.

“Kepercayaan adalah kehormatan, maka dari itu laksanakan tugas ini dengan semangat. Semoga bisa menyesuaikan dan mewarnai masyarakat untuk lebih disiplin prokes,” pungkasnya.

Diketahui, pengiriman pasukan tersebut merupakan langkah kongkrit TNI atas perintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi, yakni untuk memperkuat Pemkab Kudus. Pasalnya, peningkatan kasus positif Covid-19 di Kota Kretek meroket tinggi. (sam/fat)