DPRD Kudus Harapkan Penataan Taman Tidak Hanya Mengandalkan APBD

  • Bagikan
Anggota Komisi C DPRD Kudus Budiyono
Anggota Komisi C DPRD Kudus Budiyono. (SYAMSUL HADI / JOGLO JATENG)

Gema DPRD Kudus

KUDUS, Joglojateng.com – Taman mempunyai fungsi untuk memperindah suatu kabupaten atau kota. Seperti hal nya di Kabupaten Kudus, banyak taman yang sudah dibangun di kota kretek ini.

Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus Budiyono mengatakan, taman sangat berguna untuk mempercantik kota. Pihaknya juga sudah pernah menganggarkan banyak taman yang sudah dibangun di Kudus.

“Kami sudah pernah menganggarkan pembuatan taman sebagai keindahan kota. Hanya saja, perawatan dan pemeliharaan yang masih kurang maksimal mungkin dilakukan di lapangan,” ucapnya.

Ia melanjutkan, pihaknya nanti akan mendorong dalam pemeliharaan dan perawatan taman. Pasalnya, agar taman-taman yang ada di Kudus bisa terlihat keindahannya serta dapat mempercantik wajah kota.

“Nanti kita dorong, karena taman itu sudah dibangun menggunakan dana yang besar. Tentu kami akan gencarkan pemeliharaan dan perawatan, terutama keamanan taman sekaligus,” tuturnya.

Baca juga:  4 Ikon Baru Kota Boyolali yang Bikin Penasaran

Adapun untuk taman yang fasilitasnya mengalami kerusakan, pihaknya menegaskan harus diperbaiki. Lantaran, kembali lagi kepada fungsi utama dibangunnya taman untuk mempercantik kota. Sehingga penataan perlu dilakukan.

“Kalau fasilitasnya rusak ya percuma saja, kan begitu. Nanti kami akan undang dinas terkait tentang permasalahan ini, dengan melihat kendala yang dialami apa saja,” ujarnya.

Budiyono pun sangat mendukung tentang penataan taman di Kota Kretek ini. Namun menurutnya dalam penataan tidak hanya mengandalkan dana APBD saja. Melainkan perusahaan-perusahaan yang ada di Kudus juga dilibatkan dalam pengelolaan taman.

“Memang penataan taman itu kewajiban pemerintah, tapi jika masyarakat dan perusahaan-perusahaan bisa terlibat juga akan lebih baik. Toh nantinya juga berdampak di mereka kan. Tidak hanya mengandalkan dana APBD yang terbatas, apalagi kondisi sekarang tengah dalam keadaan pandemi,” pungkasnya. (sam/fat)

  • Bagikan