Kudus  

Tinjau Vaksinasi di Sukuntex dan Pura Terban

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
TINJAU: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beserta rombongan saat meninjau vaksinasi di Kudus, Kamis (17/6). (SYAMSUL HADI / JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi di Pabrik Sukuntex Kudus. Selain itu, juga meninjau proses vaksinasi di Pura Terban Kudus, Kamis (17/6).

Mengingat kasus harian di Kudus yang masih cukup tinggi, Kapolri meminta dilakukan penguatan testing dan tracing kepada masyarakat. Yakni warga yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

“Begitu tau pernah melakukan kontak erat, segera datang ke Satgas Covid-19 atau PPKM Mikro untuk meminta di cek. Bila positif maka selanjutnya bisa mengikuti arahan dari PPKM,” ucap Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada saat meninjau proses vaksinasi di Kudus.

Dalam mendukung program presiden, lanjutnya, TNI dan Polri serta Pemerintah Daerah (Pemda) harus bisa berpotensi maksimal dengan baik. Masyarakat yang dinyatakan reaktif atau positif juga diminta untuk melakukan isolasi mandiri di tempat isolasi terpusat dari Pemda.

“Tolong, bagi masyarakat yang kedapatan reaktif mau melaksanakan isolasi mandiri di tempat yang telah disiapkan di dalamnya oleh pemda. Baik tenaga kesehatan dan obat-obatan, sehingga potensi kesembuhannya akan lebih cepat,” tuturnya.

Mantan Kabareskrim Polri ini meminta, jika masyarakat dapat melakukan hal tersebut dengan baik, nanti mereka akan mudah untuk dipantau. Yakni oleh tenaga medis yang telah ditugaskan di tempat-tempat isolasi terpusat.

“Mohon, media juga mendukung sosialisasi untuk masyarakat. Bagi yang belum vaksin agar datang di titik-titik tertentu yang telah ditentukan. Seperti di polsek, polres, kodim, koramil, puskesmas, stadion, dan tempat-tempat yang dipergunakan lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga mendukung program vaksinasi Presiden dengan target satu juta satu hari. Ia mengharapkan program tersebut bisa berjalan dengan baik. Sekaligus PPKM mikro yang akan dilakukan secara ketat, di zona merah, orange, dan kuning.

Hal itu, sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan PPKM Mikro. Dengan penjelasan diantaranya, melakukan tracing pada kontak erat. Lalu melakukan isolasi mandiri dan mengawasi berkumpulnya masyarakat.

“Kerumunan masyarakat diawasi, seperti tidak boleh lebih dari tiga orang dan menutup kegiatan sesuai kesepakatan dengan warga dan Ketua RT. PPKM mikro yang akan dilaksanakan ini sangat menunjang kesembuhan. Sehingga bisa menekan angka kasus Covid-19 sampai angka yang rendah,” jelasnya.

Ia berharap, dua strategi tersebut bisa terlaksana di Kudus dengan baik. Sehingga kasus positif bisa segera dihindari juga.

“PPKM Mikro yang akan dilaksanakan ini sangat menunjang kesembuhan sehingga bisa menekan angka kasus covid-19 sampai angka yang terendah ,” pungkasnya.

Sebelumnya Dinas Kesehatan telah mengirimkan sebanyak 50.000 vaksin di Kota Kudus. Vaksinasi Ini dalam rangka menindaklnjuti program vaksinasi presiden satu juta dalam hari dengan sasaran masyarakat umum seperti lansia, dewasa dan pra lansia. (sam/fat)