SEMARANG, Joglo Jateng – Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua akan digelar pada 2-15 Oktober mendatang. Menyambut perhelatan tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah menyiapkan lebih dari 400 atlet.
Wakil Ketua Umum II KONI Jateng, Sudarsono menerangkan, ada total 459 atlet yang tengah mengikuti pemusatan latihan daerah (Palatda). Dari jumlah ini, hanya sekitar 446 yang akan diikutkan bertanding.
“Kalau untuk atletnya, sekarang yang ikut pemusatan latihan daerah sejumlah 459 atlet. Namun atlet yang nanti akan kami berangkatkan sekitar 446 atlet saja,” katanya, Rabu (14/7).
Sudarsono mengatakan, seharusnya pada bulan-bulan ini para atlet di masing-masing cabang olahraga (cabor) masuk dalam masa pertandingan uji coba dengan atlet provinsi lain. Namun karena adanya pandemi, hanya beberapa cabor yang diperkenankan melangsungkan pertandingan, meski hanya secara daring.
“Namun karena pandemi, pertandingan uji coba tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya. Hanya beberapa cabor tertentu saja yang bisa melakukan pertandingan uji coba namun dengan online, seperti cabor menembak. Untuk yang lain seperti tinju, karate, silat itu kan tidak bisa online,” jelasnya.
Kendati demikian, Sudarsono berharap agar hasil yang diraih oleh Kontingen Jawa Tengah di PON Papua nanti akan lebih baik dari raihan PON sebelumnya yang digelar di Jawa Barat pada 2016.
“Semoga medali yang kita raih di PON Papua nanti lebih baik dari PON sebelumnya. Jika di PON Jawa Barat, saat itu mendapat 32 medali emas, target kita nanti di PON Papua, medali emasnya lebih dari itu,” harapnya. (cr12/git)










