SEMARANG, Joglo Jateng – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan bahwa Ibu Kota Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah yang mendapatkan alokasi vaksin dari TNI dalam upaya percepatan vaksinasi di Indonesia. Hal itu menyusul digelontorkannya alokasi vaksin TNI sekitar 2 ribu per hari oleh Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen Rudianto.
“Alokasi vaksin dari Kodam IV/Diponegoro itu akan digunakan untuk keperluan vaksinasi di dua titik sentra vaksinasi, yaitu di Universitas Negeri Semarang dan Universitas Wahid Hasyim, ” kata Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang, Jumat (16/7/2021).
Ia mengungkapkan, masing-masing sentra vaksin yang ditargetkan mendapatkan alokasi vaksin TNI sebanyak 1.000 vial per hari. Apalagi adanya dukungan dari TNI dan Polri untuk meningkatkan progres per hari vaksinasi di Kota Semarang, ia pun meyakini bahwa wilayah yang dipimpin tersebut semakin cepat mengejar kondisi kekebalan kelompok atau herd immunity.
Untuk itu, Hendi mengharapkan proses vaksinasi di dua universitas yang didukung oleh Kodam IV/Diponegoro tersebut dapat berjalan lancar. Ia melanjutkan, vaksinasi itu akan dimulai pada hari ini (16/7/2021) di dua universitas tersebut. Apalagi, kata dia, pihaknya sudah menghadap Panglima di Kodam untuk mendapatkan arahan mengenai vaksinasi tersebut.
“Arahan Panglima nanti kita kolaborasi, universitas, dinas kesehatan kota, Polda Jawa Tengah, dan Kodam IV/ Diponegoro akan bergerak bersama untuk mempercepat progres vaksinasi per hari di Kota Semarang,” terangnya.
Ia menambahkan, bahwa turunnya vaksin dari TNI untuk Kota Semarang itu di dapatkan setelah Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Rudianto dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mendatangi di Balaikota Semarang pada Selasa (13/7).
Dalam kesempatan itu, Pangdam dan Kapolda menegaskan kepada Wali Kota Semarang yang akan berkomitmen TNI dan Polri dalam membantu penanganan Covid-19 di Kota Semarang yakni termasuk salah satunya memberikan suplai vaksin.
Oleh karena itu, pihaknya secara khusus menghadap Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Rudianto untuk membicarakan terkait teknis penggunaan vaksin TNI di Kota Semarang.
“Kesepakatan bersama untuk mendirikan dua sentra vaksinasi baru di Kota Semarang, yaitu Unnes dan Unwahas yang didukung suplai vaksin dari Kodam IV/Diponegoro, ” pungkasnya. (cr11/gih)










