Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Barongan

Barongan Sukojoyo Desa Sendang Agung, Kecamatan Rembang
LESTARIKAN: Barongan Sukojoyo Desa Sendang Agung, Kecamatan Rembang, saat foto bersama di sela-sela pertunjukan keliling, Rabu (25/8).

REMBANG, Joglo Jateng – Komunitas Barongan Sukojoyo dari Desa Sendang Agung, Kecamatan Rembang mengajak generasi muda melestarikan budaya jawa. Hal itu diupayakan agar budaya turun-temurun yang diwarisi oleh nenek moyang tidak punah begitu saja.

Ketua Komunitas Barongan Sukojoyo, Darno (46) mengatakan, walaupun pandemi Covid-19, pihaknya tetap harus aktif. “Asalkan menggunakan protokol kesehatan (prokes) sesuai anjuran pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, sudah dua tahun pandemi Covid-19 menghambat aktivitasnya mengeksiskan komunitas barongan tersebut. Tidak dipungkiri, hal itu sangat berpengaruh terhadap finansial komunitas itu juga.

Barongan Sukojoyo merasakan dampak dari pandemi ini. Menurutnya, selama dua tahun tak pernah ada tanggapan (pertunjukan). “Jadi kita ngamen setiap ada sedekah bumi di desa-desa terdekat. Kalau hari biasa sepi, dan personel kami ada yang sibuk dengan pekerjaan masing-masing,” terangnya.

Dia mengatakan, inisiatifnya mengajak anak-anak adalah untuk melatih mereka sedini mungkin. Sehingga mental mereka kuat, dan jiwa seninya keluar. Daripada anak-anak hanya main gadget di rumah, jadi mereka diajak, selama tidak mengganggu aktivitas sekolah.

Menurutnya, anak-anak yang ikut berkeliling tidak banyak karena mereka masih bergantung mood. “Kalau moodnya baik ya ikut, kalau moodnya jelek ya nggak. Anak-anak yang ikut paling tiga atau empat orang,” paparnya.

Darno mulai mengajak anak-anak melakukan pertunjukan keliling mulai pukul 13.00 sampai 17.00. Di jalan, biasanya mereka berhenti sebentar, mencari tempat yang teduh untuk beristirahat.

“Generasi muda harus tahu kalau barongan ini merupakan salah satu seni kebudayaan jawa yang harus diuri-uri (dilestarikan). Supaya budaya barongan ini tidak punah,” pungkasnya. (zul/fat)