PEMALANG, Joglo Jateng – Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Pemalang dilakukan di lapangan tenis indoor pendopo kabupaten untuk menyetarakan program desa dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang. Dalam kesempatan itu Bupati Pemalang menyampaikan agar seluruh kades dapat memanfaatkan potensi yang ada secara maksimal.
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dalam sambutannya, Selasa (9/11) mengatakan, acara yang dilakukan setahun sekali tersebut, dimanfaatkan oleh para kades untuk bertukar pikiran terkait permasalahan desa masing-masing. Agar mereka sebagai kepala pemerintahan desa dapat belajar dengan desa lainnya terkait program dan bagaimana cara pemanfaatan potensi secara maksimal.
“Tak perlu ragu untuk saling bertukar pendapat dan informasi dengan kades lainnya. Agar kita semua dapat belajar tentang bagaimana cara mereka mengani masalah dan memanfaatkan potensi yang ada. Dengan begitu desa kita dapat menjadi lebih maju dan sejahtera,” terangnya.
Ia menambahkan, perlu adanya koordinasi antara desa dan pemkab terkait sinergitas Program Bupati Pemalang yaitu Dewi (Desa Wisata), Desi (Desa Sinergi), Dedi (Desa Digital) dan Koin (Kota Industri). Dengan begitu Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) yang telah dirapatkan oleh desa bersama masyarakat dapat selaras bersama program dari pemkab.
“Tentunya setelah melakukan Rapat RKPDes Selasa (9/11) dan rakor hari ini semua kades bisa membentuk RKPDes yang dapat mendukung progam Pemkab. Bertujuan untuk mewujudkan Kabupaten Pemalang yang AMAN (Adil, Makmur, Agamis dan Ngangeni),” ungkapnya.
Agung mengimbau semua kades yang hadir dalam acara rakor untuk terus mengingatkan masyarakatnya. Terkait pentingnya vaksinasi dan protokol kesehatan (prokes). Untuk mendukung pemkab menurunkan level PPKM di Kabupaten Pemalang. Karena jumlah masyarakat yang telah tervaksinasi baru 46,93 persen belum mencapai target 50 persen.
“Mari bersama terus mengingatkan masyarakat agar mau vaksin di pusat vaksin terdekat. Untuk mendukung pemkab dalam menurunkan level PPKM yang masih di level tiga. Serta diingatkan saat vaksin jangan lupa prokes tetap dijaga,” imbuhnya. (fan/all)










