Dari Proses Jadi Prestasi

SELEKSI: Para atlet renang SD Muhammadiyah Purbayan latihan rutin untuk menhadapi event Nasional saat sebelum pandemi. (HUMAS/JOGLO JATENG)

YOGYAKARTA, Joglo Jateng – SD Muhammadiyah Purbayan, Kota Yogyakarta setiap tahun selalu mengikuti banyak event kompetisi berbagai bidang. Diantaranya sains, olahraga, kesenian, keagamaan, dan bahasa. Sekolah yang terletak di jalan Purbayan Kotagede itu mengikuti Kompetisi Sains Nasional (KOSN), kejuaraan Karate, renang, dan Pildacil yang diadakan secara virtual.

Tahun ini pihaknya sudah menyabet beberapa prestasi di Kompetisi Sains, Olahraga dan Keagamaan. Menurut Bidang Kesiswaan Riza Fahmi Layali, prestasi-prestasi tersebut tak lepas dari proses selama lima tahun terakhir melalui jalur seleksi yang ketat mulai dari tingkat kelas, Sekolah, Kecamatan, Kota/Kabupaten sampai tingkat Provinsi dan Nasional. Hubungan dengan seluruh pelatih kegaiatan dan berbagai fasilitas juga terus dilengkapi agar anak-anak tidak terkendala ketika berlatih.

“Kami memberi kesempatan kepada seluruh siswa untuk mencoba minatnya pada seluruh bidang yang diadakan sekolah. Dari proses seleksi ini muncul seluruh bakat siswa sesuai hasil prosesnya. Setelah dipilih melakui seleksi Sekolah baru Siswa mengikuti berbagai kompetisi baik yang diadakan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) setempat dan juga berbagai pihak swasta,” terangnya, belum lama ini.

Dari proses ini lah sekolah setiap tahun terus meloloskan siswanya sampai tingkat Provinsi dan Nasional di berbagai kejuaraan. Harapannya, para siswa terus mencoba, mengikuti berbagai seleksi di sekolah. Terus giat serta disiplin dalam berlatih apabila sudah dipilih untuk mewakili sekolah ke tingkat lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Purbayan Ulva Dian Citra Resmi mengungkapkan, seluruh kegiatan siswa selalu didukung oleh pihak sekolah. “Kami menyadiri potensi siswa tidak hanya di bidang akademik saja. Karena itu soft skil juga harus dikembangkan,” tuturnya.

Ia menambahkan, banyak siswa berprestasi di bidang tahfidz, bahasa, olahraga dan seni sesuai bakatnya. Karena itu sekolah mengadakan kegiatan-kegiatan pengembangan diri atau ekstrakurikuler untuk pengembangan bakat siswa. Yakni dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan dan lomba-lomba intern di berbagai bidang. Agar, ke depan tidak hanya mengikuti, tapi juga bisa berprestasi di berbagai program kompetisi yang di adakan disdikpora.(hms/ziz)