SEMARANG, Joglo Jateng – Hujan pagi hari menemani vaksinasi perdana anak di Kota Semarang. Vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun berlangsung serentak mulai tanggal 21 Desember 2021 hingga 10 Januari 2022.
SDN Bulusan mendapat kesempatan pertama untuk melakukan vaksinasi anak di Kecamatan Tembalang. Bersamaan dengan dua taman kanak-kanak (TK) yaitu TK Tunas Bangsa dan TK Mardi Utomo yang lokasinya berdekatan. Sebanyak 439 siswa mengikuti vaksinasi tersebut.
Suwito, Kepala Sekolah SDN Bulusan mengatakan, pihak sekolah sudah melakukan persiapan yang matang untuk kegiatan vaksinasi anak ini. Ia mengaku pihak sekolah mendapatkan respon dan dukungan yang sangat baik dari pihak orang tua siswa.
“Kita sudah rapat untuk membahas ini dan kita persiapkan dengan matang dan tanggapan dari orang tua sangat bagus sudah kita sosialisasikan hal-hal yang harus dibawa seperti KK, kartu screening dan surat izin orang tua,” tuturnya, Selasa (21/12).
Anak-anak SDN Bulusan datang ke sekolah bersama orang tuanya, dengan menggandeng tangan ayah atau ibunya. Seluruh guru SDN Bulusan mengerahkan tenaga untuk membantu tim medis dari Puskesmas Rowosari dalam prosesi vaksinasi.
Selain guru dan tim medis ada pula Babinsa yang membantu mengamankan kegiatan vaksinasi. Tidak hanya untuk mengamankan, namun Babinsa juga membantu dalam prosesi vaksinasi seperti memegang atau menggendong anak-anak yang menangis dan memberontak saat hendak disuntik.
Meski beberapa anak menangis hingga memberontak. Tak sedikit pula siswa yang terlihat berani dan yakin ketika hendak disuntik oleh tim medis. Anak-anak yang tenang seperti ini digunakan oleh beberapa guru atau tim medis dalam menenangkan anak yang rewel.
Tahap selanjutnya, setelah sesi suntik vaksin selesai yang dilakukan oleh pihak sekolah ialah murid dan orang tua murid dianjurkan untuk menunggu selama 10 menit di ruangan yang telah di siapkan. Apabila tidak ada keluhan seperti pusing dan mual baru diperbolehkan untuk pulang.
“Karena saya penyintas jadi saya sangat mendukung kegiatan vaksinasi ini, persiapan yang telah saya siapkan untuk anak saya hari ini itu seperti bermain yang dikurangi, makan dan tidur yang teratur dan saya sangat mendukung kegiatan vaksinasi ini, supaya proses pembelajaran lebih efektif,” ungkap Yovi salah satu orang tua murid. (cr3/gih)










