Vaksinasi Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19

DOKUMENTASI: Tenaga kesehatan sedang menyiapkan dosis vaksin untuk disuntikkan. (AFIFUDIN / JOGLO JATENG)

KOTA, Joglo Jogja – Hingga pekan ini, tercatat ada sebanyak 50 tambahan pasien baru Covid-19. Sehingga jumlah total pasien sebanyak 278 orang. Salah satu hal yang memberi kontribusi besar kepada masyarakat adalah program vaksinasi. Sehingga angka penularan dan kematian  dapat ditekan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta Nur Hidayat mengatakan, lonjakan kasus ini berbeda dengan kasus bulan Juni tahun lalu. Dimana tingkat kematian juga tinggi.

“Sekarang tidak setiap hari ada. Minggu kemarin, kita tiga kali melakukan pemakaman (prosedur Covid-19). Jadi, tidak setiap hari seperti dulu, intinya berbeda jauh dengan varian delta kemarin,” ungkapnya.

Bahkan, berdasar data dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, kematian pasien virus corona terakhir, terjadi pada 28 Januari. Dimana ada satu pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Ia mengungkapkan,  hingga saat ini belum ada tambahan kasus pasien yang meninggal dunia. Sehingga bisa dikatakan, kasus melonjak tapi tingkat kematian menurun.

“Tingginya antusias masyarakat yang melakukan vaksinasi, memberikan dampak dalam menekan angka kematian akibat Covid-19,” lanjutnya.

Kendati kasus kematian rendah, pihaknya tetap mempersiapkan Tim Reaksi Cepat (TRC) sebagai langkah antisipasi. Pihaknya berharap, kasus kematian terus landai, di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Sehingga, personelnya tak dibuat kewalahan menangani pemakaman pasien. Pasalnya, selama puncak kasus tahun lalu, BPBD sampai membutuhkan bantuan relawan, untuk pemulasaran jenazah.

“Karena sekarang tidak terlalu banyak, diutamakan yang melangsungkan (pemakaman) cukup petugas saja. Semoga kondisinya tidak seperti kemarin. Karena kita sampai harus melibatkan masyarkat juga,” pungkasnya. (fif/bid)