SEMARANG, Jolgo Jateng – Kota Semarang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Healthy Cities Summit 2022 pada tanggal 27-30 Maret mendatang. Acara yang diikuti ratusan peserta dari seluruh kota di Indonesia ini akan dilakukan secara hybrid yakni melalui online dan offline. Karena itu, Dinas Kesehatan Kota Semarang akan menyiapkan random sampling untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M. Abdul Hakam menyampaikan, pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatu untuk mendukung terselenggaranya summit ini. Mengingat perhelatan ini akan mendatangkan banyak orang dari luar Kota Semarang, pihaknya juga telah menyiapkan langkah antisipsi untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19.
Nantinya, lanjutnya, selama empat hari, Dinas Kesehatan Kota Semarang akan menyiapkan random sampling pada acara Healthy Cities Summit 2022 ini. Hal itu akan dilakukan baik kepada panitia maupun peserta.
“Kita akan fasilitasi swab untuk peserta yang datang lalu setiap hari kami siapkan random sampling dan yang bergejala akan kita lakukan swab,” kata Hakam, belum lama ini.
Acara yang digelar secara hybrid juga merupakan salah satu upaya intuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Pasalnya memang tidak semua peserta akan mengikuti acara secara offline dan bertatap muka antara satu peserta dengan peserta lain.
“Persiapan Healthy Cities Summit, kita bersama semua komponen yang ada di Kota Semarang akan bersiap di dua hal yakni bagaimana menekan penularan Covid-19 di kota Semarang dengan melakukan random sampling, percepatan vaksinasi, edukasi protokol kesehatan yang kita maksimalkan,” terangnya. (hms/gih)










