KUDUS, Joglo Jateng – Perkembangan bulu tangkis di Kabupaten Kudus semakin menunjukkan tren positif. Dengan digelarnya Kejuaraan Simpang 7 Master XI tingkat SD/MI 28-31 Maret lalu, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kudus mengungkapkan bahwa kualitas atlet terus mengalami perkembangan.
Ketua PBSI Kudus Yuni Kartika memberikan tanggapan positif terkait pelaksanaan kejuaraan tersebut. Pasalnya, jika dilihat dari animo pemain dan kualitas permainan, kejuaraan kali ini dinilai lebih baik.
“Jika dilihat dari jumlah peserta yang berpartisipasi, ini sungguh di luar dugaan. Lalu kita juga menambahkan pemain terbaik di tahun ini, jadi itu bisa menambah semangat untuk anak-anak. Kalau kita lihat kualitas permainan juga sudah cukup baik. Tadi kita lihat saat pemain PB Djarum main, ada juga yang bisa mengimbangi” ujarnya.
Yuni menambahkan, dasar-dasar bulu tangkis juga telah dikuasai dengan baik oleh atlet dengan kategori madya. “Untuk kategori madya, di mana itu memang untuk dasar bulu tangkis, saya lihat juga sudah lumayan tekniknya. Jadi memang bukan yang benar-benar tidak bisa main. Itu menunjukkan kualitas bulu tangkis di Kudus sudah oke,” imbuhnya.
Dengan adanya perkembangan positif tersebut, langkah yang perlu dilakukan saat ini adalah mengarahkan anak-anak untuk bisa fokus dalam bermain. Sebab, tidak semua anak mau serius menekuni bulu tangkis.
“Sekarang tinggal bagaimana mengarahkan anak-anak untuk serius bermain. Karena sebenarnya kan ada dua pilihan, antara serius main atau cuma iseng saja. Karena memang ada yang seperti itu, hanya senang saja tapi tidak mau jadi pemain,” tandasnya. (abd)










