MELBOURNE, Joglo Jateng – Charles Leclerc meraih kemenangan keduanya musim ini dengan penampilan dominan di Grand Prix Australia pada Minggu (10/4). Di sisi lain juara dunia bertahan Max Verstappen tersingkir lebih dini dari lomba karena masalah teknis.
Pebalap Ferrari itu tak mendapat perlawanan berarti setelah memimpin balapan sepanjang 58 lap. Balapan kali ini diselingi dua periode safety car, sedari start dari pole position. Sang pebalap Monako mantap menuju garis finis setelah rival terdekatnya Max Verstappen, menyudahi balapan lebih dini karena mengalami masalah teknis di lap ke-39.
“Saya mencium bau yang aneh,” kata Verstappen lewat radio ketika menepikan mobilnya yang mengeluarkan asap di tikungan 2.
Itu kali kedua Verstappen gagal finis (DNF) musim ini setelah di Bahrain mobil Red Bullnya mengalami masalah dengan saluran bahan bakar. Beruntung, Sergio Perez mampu finis runner-up di Australia untuk Red Bull, meski terlampau jauh 20,524 detik di belakang Leclerc. George Russell berhak naik podium untuk pertama kalinya musim ini bersama Mercedes setelah finis P3.
Dengan poin penuh ditambah satu poin lap tercepat, Leclerc semakin kokoh sebagai pemuncak klasemen setelah tiga balapan dengan koleksi 71 poin. Russell naik ke peringkat dua dengan jarak 34 poin dari puncak, menggeser Carlos Sainz ke peringkat tiga.

“Mobil ini luar biasa hari ini. Akhir pekan ini, kecepatan di lomba kami sangat kuat, bannya juga terasa sangat baik. Saya sangat senang, luar biasa bisa menang di sini. Kami baru menjalani tiga balapan, jadi sulit memikirkan tentang kejuaraan ini tapi kami memiliki mobil yang sangat kuat, yang juga bisa diandalkan. Senang bisa kembali ke posisi ini,” kata Leclerc.
Sementara itu, pebalap tuan rumah Daniel Ricciardo harus puas di P6, satu posisi di belakang tandemnya di McLaren Lando Norris. Ketika F1 kembali balapan di Australia untuk pertama kalinya setelah absen dua musim di sana karena pandemi.
Di saat Leclerc melakukan selebrasi kemenangan, Carlos Sainz kurang beruntung pada akhir pekan ini. Setelah ia kualifikasi di P9, strategi Ferrari memasang ban hard di mobil bernomor 55 membuat Sainz kesulitan mendapat daya cengkeram saat start. Dia kehilangan kendali mobilnya di tikungan 9 hingga membuatnya terjebak di gravel, menyudahi upaya di lap kedua.
Sebastian Vettel menyebabkan safety car keluar untuk kedua kalinya. Juara dunia empat kali itu mendapati mobilnya spin saat keluar tikungan 4 dan menabrak pagar pembatas.
Vettel sempat melewatkan dua balapan pembuka musim karena positif Covid-19. Dirinya juga sempat didenda 5.000 euro karena mengendarai skuter di lintasan tanpa seizin steward setelah insiden kecelakaan di sesi latihan bebas, Jumat (8/4). (ara/fat)










