Mount Ingin Balas Kekalahan di Piala Liga

AMBISIUS: Pemain Chelsea Mason Mount merayakan golnya dalam semifinal Piala FA antara Chelsea dan Crystal Palace di Stadion Wembley, London, Senin (18/4). (ANTARA/JOGLO JATENG)

LONDON, Joglo Jateng – Gelandang Chelsea Mason Mount meminta rekan-rekan satu timnya memutus rangkaian kalah berturut-turut dalam final Piala di Stadion Wembley. Dirinya ingin membalas kekalahan final Piala Liga dari Liverpool ketika kedua tim bertemu lagi dalam final Piala FA 24 Mei mendatang.

Mount mencetak gol kedua saat Chelsea menang 2-0 atas Palace di Wembley yang mengantarkan mereka ke final Piala FA ketiga berturut-turut. Namun, sejak mengalahkan Manchester United untuk menjuarai Piala FA 2018, Chelsea kalah dari Leicester City dan Arsenal dalam dua tahun terakhir. Selain kalah adu penalti dalam final Piala Liga melawan Liverpool pada Februari dan Manchester City pada 2019.

“Sudah waktunya bagi kami memenangkan final di Wembley. Bagi saya sendiri sudah lima final di Wembley, lima final saya kalah,” kata Mount yang merasakan finis runner-up dalam tiga final domestik sejak masuk tim inti Chelsea pada 2019-2020.

Pemain 23 tahun itu juga bagian dari tim Inggris yang kalah dari Italia dalam final Euro 2020. Mount sempat dipinjamkan kepada klub Liga Championship Derby County ketika mereka gagal melawan Aston Villa dalam playoff promosi divisi dua Mei 2019.

“Sekarang kami harus menekan diri sendiri agar terus melangkah. Saatnya mendapatkan balasan kami,” sambung Mount.

Chelsea dan Liverpool bertemu dalam final Piala FA dan Piala Liga dalam musim yang sama. Hal seperti ini pernah terjadi antara Arsenal dan Sheffield Wednesday pada musim 1992-1993.

Manajer Chelsea Thomas Tuchel senang timnya bangkit setelah kalah 4-5 secara agregat 5-4 melawan Real Madrid dalam Liga Champions. Pelatih asal Jerman itu juga merasakan tiga kekalahan dalam tiga final domestik sejak memimpin Stamford Bridge musim lalu.

“Ini pekan yang sangat menguras fisik dan mental. Sungguh tak mudah bagi kami memainkan tiga pertandingan dalam tiga kompetisi berbeda. Saya senang kembali menjadi bagian dari itu (final Piala FA). Saya tidak bisa lebih bersemangat dan bangga karena ini kompetisi besar. Kami siap,” ujar Tuchel. (ara/fat)