PATI, Joglo Jateng – Car Free Day (CFD) di Kabupaten Pati masih belum bisa digelar, setelah sebelumnya terhenti akibat adanya pandemi Covid-19. Penyebab utama belum bisa diselenggarakannya CFD adalah masih adanya aturan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta adanya keterbatasan anggaran.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati Tulus Budiharjo mengatakan, pihaknya belum bisa melaksanakan CFD dalam waktu dekat. Hal itu dikarenakan, masih berlakunya kebijakan pemerintah pusat perihal pencegahan penularan Covid-19.
“Meskipun sudah ada kelonggaran, akan tetapi masih ada pembatasan kerumunan. Sehingga untuk saat ini CFD belum bisa diselenggarakan, meski beberapa kota lain ada yang sudah melaksanakan kegiatan tersebut. Contohnya Kota Solo atau Kudus yang baru saja mengadakan Minggu lalu,” ujar Tulus, Senin (30/5).
Pihaknya menambahkan, belum diadakannya CFD tidak hanya berkaitan dengan aturan PPKM. Terdapat faktor lain yang membuat kegiatan belum bisa dilaksanakan, yakni terkait persoalan anggaran.
“Kemarin di Pati baru ada refocusing, dan kegiatan itu (CFD, red) memang belum sempat teranggarkan. Sehingga sekarang kita belum bisa melaksanakan. Yang jelas, anggaran kita belum siap,” ungkapnya.
Menurut Tulus, kegiatan CFD dapat diupayakan pelaksanaannya maksimal saat perubahan anggaran. Sehingga, permasalahan terkait anggaran dapat dipertimbangkan lebih lanjut.
“Misalkan nanti diperbolehkan, mungkin di perubahan anggaran kita bisa menganggarkan acara CFD. Jadi setelah perubahan anggaran, kita bisa melaksanakan. Dengan catatan, regulasi tentang kerumunan masa diperbolehkan. Jadi masih menunggu regulasi juga,” tutupnya. (cr7/abd)










