PATI, Joglo Jateng – Pentas Produksi VII Teater Ismi SMKN Jawa Tengah di Pati berlangsung meriah. Pada pementasan tahun ini, Teater Ismi mengangkat lakon berjudul Kolor Ireng karya Agustav Triono.
Naskah tersebut dipilih karena dinilai relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini. Melalui pertunjukan tersebut, penonton diajak lebih peka terhadap berbagai fenomena yang terjadi menjelang kontestasi politik di tingkat desa.
“Kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih tanggap terhadap berbagai bentuk praktik politik uang yang bisa muncul dengan berbagai kemasan. Semoga pertunjukan ini dapat menjadi ruang refleksi bersama,” kata Pembina Teater Ismi, Mast Oim.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang digelar di aula sekolah, Pentas Produksi VII kali ini dilaksanakan di area parkir SMKN Jawa Tengah di Pati. Konsep pertunjukan luar ruang (outdoor) menjadi pengalaman baru bagi seluruh anggota Teater Ismi.
Selain menghadirkan suasana berbeda, pementasan outdoor juga memberikan tantangan tersendiri, baik dari sisi pengolahan vokal pemain maupun teknis pementasan.

Sutradara pementasan, Lintang Panji, mengaku bahwa konsep tersebut menjadi tantangan baru yang diberikan oleh pembina Teater Ismi. Pihaknya berusaha memberikan penampilan terbaik sebagai penanda tujuh tahun perjalanan Teater Ismi.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para alumni yang telah hadir dan memberikan dukungan serta semangat kepada kami. Kami menyadari masih banyak kekurangan dan akan terus berupaya menjadi lebih baik pada tahun-tahun mendatang,” tuturnya.
Pentas Produksi VII semakin semarak dengan kehadiran berbagai komunitas dan kelompok teater dari Kabupaten Pati dan sekitarnya. Penonton disuguhi beragam penampilan, mulai dari pembacaan puisi oleh Spectra Teater SMAN 1 Pati, pertunjukan dari Teater Suryopati, Teater Minatani Kids, hingga penampilan ekstrakurikuler Tari, Musik, dan Karawitan SMKN Jawa Tengah di Pati.
Melalui Pentas Produksi VII ini, Teater Ismi kembali menunjukkan komitmennya sebagai wadah kreativitas dan pembentukan karakter siswa, sekaligus menjadi ruang apresiasi seni yang mempererat silaturahmi antarkomunitas teater di Kabupaten Pati dan sekitarnya.
Kepala SMKN Jawa Tengah di Pati, Susana Murwati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan seni merupakan bagian penting dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada aspek bernalar kritis dan kreatif.
“Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya Pentas Produksi VII Teater Ismi SMKN Jawa Tengah di Pati. Setahu saya, ini menandai tujuh tahun perjalanan ekstrakurikuler teater di sekolah ini. Semoga teater menjadi wadah bagi siswa untuk berekspresi, mengembangkan karakter, serta melatih kemampuan sesuai peran masing-masing yang nantinya akan bermanfaat setelah mereka lulus,” ungkapnya. (lut/rds)










